JENDELANUSANTARA.COM, Kota Serang – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., melepas purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Banten, Dr. Suharjono, S.H., M.Hum., dalam prosesi wisuda purnabakti yang berlangsung di Pengadilan Tinggi Banten, Serang, Jumat (30/1/2026).
“Dalam sambutannya, Ketua MA menyatakan wisuda purnabakti merupakan bentuk penghormatan negara atas dedikasi hakim yang telah menuntaskan pengabdian hingga puncak karier. Menurutnya, purnabakti bukan sekadar akhir masa tugas, melainkan hak terhormat atas pengabdian dalam menegakkan hukum dan keadilan,”tandasnya.
Ketua MA memaparkan perjalanan panjang karier Dr. Suharjono yang dimulai pada 1985 sebagai calon hakim di PN Sleman. Ia kemudian bertugas di sejumlah daerah, antara lain PN Putussibau, PN Tondano, PN Surakarta, PN Denpasar, PN Bandung, dan PN Jakarta Barat. Sejumlah jabatan pimpinan juga pernah diembannya, di antaranya Ketua PN Lamongan, Ketua PN Jepara, Ketua PN Samarinda, serta Ketua PN Jakarta Timur.
Pada tingkat banding, Dr. Suharjono dipercaya menjabat Hakim Tinggi di beberapa pengadilan tinggi dan mengemban jabatan Wakil Ketua maupun Ketua Pengadilan Tinggi, hingga akhirnya dilantik sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banten pada 9 Januari 2025. Ia memasuki masa purnabakti pada usia 67 tahun setelah mengabdikan diri selama kurang lebih 41 tahun di lingkungan peradilan.
Prof. Sunarto menegaskan amanah sebagai pimpinan pengadilan tinggi bukanlah tugas ringan karena menuntut profesionalisme, integritas, serta pengorbanan pribadi dan keluarga. Ia menilai Dr. Suharjono sebagai teladan bagi insan peradilan karena mampu menuntaskan pengabdian hingga jabatan tertinggi.
Pada kesempatan tersebut, Ketua MA juga menyoroti masih adanya kekurangan jumlah hakim di Indonesia. Berdasarkan data per Januari 2026, peradilan umum masih kekurangan 180 hakim tinggi dan 1.911 hakim tingkat pertama. Kondisi ini mendorong Mahkamah Agung membuka penerimaan calon hakim sesuai Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2025, sekaligus mengkaji penyesuaian kebijakan untuk menjaga kesinambungan pelayanan peradilan.
“Menutup sambutan, Ketua MA menyampaikan apresiasi atas pengabdian Dr. Suharjono beserta dukungan keluarga selama menjalankan tugas, serta mendoakan agar masa purnabakti dijalani dengan kesehatan dan ketenteraman,”tuturnya.
( Yuyi Rohmatunisa)














