Wisuda ke-182 UNSRI, Menko AHY Ajak Lulusan Bangun Optimisme Realistis Hadapi Tantangan Global

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, PALEMBANG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan orasi motivasi pada Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya (UNSRI) yang digelar di Kampus Indralaya, Sumatra Selatan, Rabu (11/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY mengajak para wisudawan membangun optimisme yang realistis dalam menghadapi dunia yang penuh tantangan dan ketidakpastian.

Menko AHY menekankan para lulusan UNSRI akan segera memasuki realitas global yang ditandai krisis iklim, disrupsi teknologi, urbanisasi, keterbatasan sumber daya alam, serta dinamika geopolitik yang terus berkembang. Menurutnya, masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan generasi muda untuk beradaptasi dan membaca peluang.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa beradaptasi dan menjawab semua tantangan itu dengan optimisme. Optimisme yang realistis, realistic optimism,” ujar Menko AHY.

Kehadiran Menko AHY pada prosesi wisuda tersebut mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufik Marwa. Dalam sambutannya, Rektor UNSRI menyampaikan kehadiran Menko AHY memberi makna tersendiri bagi sivitas akademika.

“Wisuda hari ini terasa istimewa. Di tengah-tengah kita hadir Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Bapak Dr. Agus Harimurti Yudhoyono,” ujar Rektor.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UNSRI juga berpesan kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi kejujuran, amanah, etika, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Menutup orasinya, Menko AHY kembali menegaskan kekuatan utama bangsa Indonesia terletak pada kualitas sumber daya manusianya.

“Aset terbesar yang kita miliki bukan sumber daya alam. Dalam jangka panjang, yang paling penting adalah sumber daya manusianya,” pungkas Menko AHY.

Ia juga mengingatkan pembangunan infrastruktur harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan rakyat.

“Pembangunan infrastruktur bukan hanya soal beton, baja, atau aspal. Kita ingin memastikan setiap proyek infrastruktur benar-benar meningkatkan kualitas hidup manusia,” tambah Menko AHY.

Sebagai penutup, Menko AHY mengajak para wisudawan memulai optimisme dari diri sendiri, mempersiapkan kompetensi dan integritas, serta berani menghadapi masa depan dengan keyakinan.

“The world may be unstable, the future may be unclear. But optimism gives direction, courage, and strength for all of us,” tutup Menko AHY.

Usai acara wisuda, Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan sivitas akademika Universitas Sriwijaya atas undangan dan kesempatan berdialog langsung dengan para wisudawan.

Menurutnya, momentum wisuda tidak hanya menandai capaian akademik, tetapi juga menjadi titik awal tanggung jawab generasi muda dalam mengambil peran strategis bagi pembangunan bangsa.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Rektor dan segenap keluarga besar Universitas Sriwijaya yang telah mengundang saya secara khusus untuk berbicara di hadapan para wisudawan dalam Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya di Kampus Indralaya hari ini,” ujar Menko AHY.

Dalam keterangannya kepada awak media, Menko AHY menuturkan pemerintah menaruh harapan besar kepada para lulusan Unsri, baik jenjang sarjana, magister, maupun doktor, agar mampu memanfaatkan pendidikan yang telah ditempuh untuk menghadapi peluang dan tantangan nyata di masa depan. Ia menilai kesiapan generasi muda menjadi kunci di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Kita semua tentu mendoakan sekaligus memiliki harapan agar para wisudawan dan wisudawati, dari berbagai fakultas dan jenjang pendidikan, benar-benar siap menghadapi peluang dan tantangan, baik hari ini maupun di masa depan,” kata Menko AHY.

Menko AHY menjelaskan ketidakpastian global, mulai dari geopolitik, keamanan, ekonomi, hingga krisis iklim dan keterbatasan sumber daya, menuntut Indonesia memiliki kesiapan dan kemandirian yang lebih kuat. Dalam konteks tersebut, pembangunan sumber daya manusia harus menjadi fondasi utama pembangunan nasional.

“Tulang punggung kemandirian dan kemajuan bangsa adalah sumber daya manusia yang unggul. Universitas Sriwijaya telah berkontribusi mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki kualitas dan daya saing,” tutur Menko AHY.

Ia juga menegaskan pembangunan infrastruktur ke depan harus dirancang lebih berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya bersifat fisik, tetapi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menko AHY menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia akademik dalam perumusan kebijakan. Menurutnya, kebijakan yang baik lahir dari data, riset, serta pemanfaatan sains dan teknologi.

“Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang berbasis data dan sains teknologi. Karena itu, kami siap membuka dan memperkuat kolaborasi dengan dunia akademik, termasuk Universitas Sriwijaya, untuk mendukung program-program pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan,” pungkas Menko AHY.

Turut hadir Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor; Wakil Gubernur Sumatra Selatan Cik Ujang; Bupati OKI H. Muchendi Mahzarekki, S.E., M.Si; Ketua Senat Akademik Universitas Sriwijaya Prof. Dr. dr. Mohammad Zulkarnain; Sekretaris Majelis Wali Amanat Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Ir. Anis Saggaff, MSCE; Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Universitas Sriwijaya Dr. Drs. Tertiarto Wahyudi; serta Sekretaris Universitas UNSRI Prof. Alfitri.

Menko AHY turut didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faisal; Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan serta Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Hutahayan; Staf Khusus Menko Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina; Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra; serta Irjen Pol. Arif Rachman.(Ls)

Sumber : KemenkoInfra

Berita Terkait

Zero ODOL Berlaku Januari 2027, AHY Tegaskan Penegakan Harus Adil dan Terintegrasi
Menko AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Penunjang Hunian Mahasiswa di UNSRI
Menko AHY Tinjau Rusun Unsri dan Proyek Strategis Tol Musi
Menko AHY Dorong Percepatan Pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat Perkuat Ekspor Sumsel
Lowongan Admin Warehouse di PT Lifetime Design, yang Berpengalaman 3 Tahun Silakan Merapat

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:46 WIB

Wisuda ke-182 UNSRI, Menko AHY Ajak Lulusan Bangun Optimisme Realistis Hadapi Tantangan Global

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:56 WIB

Menko AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Penunjang Hunian Mahasiswa di UNSRI

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:13 WIB

Menko AHY Tinjau Rusun Unsri dan Proyek Strategis Tol Musi

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:43 WIB

Menko AHY Dorong Percepatan Pengembangan Pelabuhan Tanjung Carat Perkuat Ekspor Sumsel

Senin, 5 Agustus 2024 - 21:23 WIB

Lowongan Admin Warehouse di PT Lifetime Design, yang Berpengalaman 3 Tahun Silakan Merapat

Berita Terbaru