Menko AHY Pastikan Kesiapan Infrastruktur Penunjang Hunian Mahasiswa di UNSRI

Selasa, 10 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, PALEMBANG — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung Rumah Susun (Rusun) Universitas Sriwijaya (UNSRI) Kampus Palembang pada Selasa (10/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas hunian mahasiswa sekaligus kesiapan fasilitas infrastruktur sebagai penunjang kegiatan pendidikan tinggi.

“Kita saat ini berada di rumah susun yang dibangun untuk hunian mahasiswa UNSRI, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari luar Kota Palembang maupun dari luar negeri,” ujar Menko AHY.

Ia menambahkan, rumah susun tersebut dibangun untuk menyediakan hunian yang layak, nyaman, dan mendukung aktivitas belajar mahasiswa.

Menko AHY menilai kondisi Rusun UNSRI sudah sangat memadai dan nyaman untuk menunjang kegiatan akademik. Menurutnya, fasilitas hunian menjadi faktor penting agar mahasiswa dari berbagai fakultas dapat menempuh pendidikan dengan optimal.

“Tadi saya lihat kondisinya sangat baik dan nyaman untuk mahasiswa. Mulai dari tempat tidur, ruang belajar, kamar mandi dan sanitasi, hingga sirkulasi udara yang cukup,” tuturnya.

Rumah Susun Universitas Sriwijaya berlokasi di Jalan Masjid Al Ghazali, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang. Bangunan ini terdiri atas satu tower dengan tiga lantai dan memiliki 43 unit hunian bertipe Wiyata 24 dengan luas masing-masing 24 meter persegi. Total luas bangunan mencapai 2.146,80 meter persegi di atas lahan seluas 3.260,50 meter persegi.

Rusun ini diperuntukkan bagi mahasiswa UNSRI, khususnya yang berasal dari luar daerah dan luar negeri, serta mendukung mobilitas akademik perguruan tinggi.

Selain berfungsi sebagai hunian mahasiswa, Rusun UNSRI dirancang dengan konsep green campus yang menerapkan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH). Konsep ini mencakup efisiensi energi dan air, kualitas udara dalam ruang, pengelolaan limbah, serta penggunaan material ramah lingkungan. Kawasan rusun juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang terbuka hijau, area duduk, kantin, penerangan jalan, dan aksesibilitas yang memadai.

Menko AHY menegaskan penyediaan hunian yang layak merupakan bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi. Menurutnya, asrama atau rumah susun yang terjangkau dan berkualitas sangat dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran mahasiswa.

“Kita berharap kampus-kampus di Indonesia, termasuk Unsri, terus dilengkapi fasilitas yang memadai. Bukan hanya untuk pengajaran, melainkan untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kapasitasnya sebagai menteri koordinator, Menko AHY juga menekankan peran koordinatif Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam sektor perumahan. Pembangunan rumah susun perlu didukung infrastruktur dasar lainnya agar dapat berfungsi secara optimal.

“Saya selaku Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan mengoordinasikan tugas dan fungsi kementerian terkait perumahan dan kawasan permukiman, agar pembangunan rumah susun terintegrasi dengan infrastruktur pendukungnya,” jelas Menko AHY.

Menutup kunjungan, Menko AHY menyampaikan apresiasi kepada Universitas Sriwijaya atas pengelolaan rumah susun yang telah dibangun.

“Saya mengucapkan selamat kepada Pak Rektor. Rumah susun ini agar terus dikelola dengan sebaik-baiknya, tetap bersih dan nyaman, sehingga dapat mendukung lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas,” pungkasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY hadir bersama Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, serta Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Taufiq Marwa. Menko AHY juga didampingi Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faisal; Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan serta Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Hutahayan; Staf Khusus Menko Bidang Manajemen dan Kerja Sama Antar Lembaga Agust Jovan Latuconsina; serta Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Herzaky Mahendra Putra.(Ls)

Sumber : KemenkoInfrastruktur

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Usia Dini untuk Masa Depan Sepak Bola Nasional
Kunjungi Palembang, Feby Herman Deru Tekankan Pentingnya Merawat dan Mengembangkan Produk Lokal
Herman Deru Tawarkan Potensi Energi Hidro Sumsel kepada Investor China
Perkuat Ketahanan Kesehatan Daerah, Herman Deru Resmikan Sriwijaya Health Institute
Perkuat Identitas Daerah, Herman Deru Dorong Revitalisasi Anjungan Rumah Adat Sumsel
MTQ XXXI Sumsel, Herman Deru Tekankan Pentingnya Independensi Dewan Hakim
Herman Deru Dorong Pemerintah Daerah Tetap Optimalkan Pembangunan
Komitmen Sejahterakan Masyarakat, Herman Deru Sampaikan Pertanggungjawaban APBD 2025

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:02 WIB

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Usia Dini untuk Masa Depan Sepak Bola Nasional

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:55 WIB

Kunjungi Palembang, Feby Herman Deru Tekankan Pentingnya Merawat dan Mengembangkan Produk Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:30 WIB

Herman Deru Tawarkan Potensi Energi Hidro Sumsel kepada Investor China

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:17 WIB

Perkuat Ketahanan Kesehatan Daerah, Herman Deru Resmikan Sriwijaya Health Institute

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:10 WIB

Perkuat Identitas Daerah, Herman Deru Dorong Revitalisasi Anjungan Rumah Adat Sumsel

Berita Terbaru

Jakarta

Pemprov Lampung dan BP BUMN Bahas Aerocity Radin Inten II

Sabtu, 27 Jun 2026 - 13:52 WIB