Wamendagri Ribka dan Menteri Kebudayaan Tegaskan Komitmen Penguatan Diplomasi Budaya di Kupang

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Kupang – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyiapkan sejumlah tindak lanjut strategis usai mengikuti rangkaian kegiatan Forum Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (11/11/2025). Salah satu langkah utama yang akan ditempuh adalah memfasilitasi kerja sama antardaerah di kawasan timur Indonesia untuk memperkuat pengembangan potensi budaya unggulan.

Ribka menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap dampak kegiatan budaya yang telah digelar, terutama terkait pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kreatif lokal. Selain itu, ia mendorong kemitraan antara pelaku budaya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta investor lokal agar produk budaya daerah memiliki nilai tambah dan daya saing.

Forum IPACS yang mengusung tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom” tersebut menekankan pentingnya kolaborasi budaya antara Indonesia dan negara-negara Pasifik. Ribka berharap kegiatan ini dapat memperluas peran Indonesia dalam pertukaran budaya di kawasan timur Indonesia. Harapan itu sejalan dengan pandangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

“Pameran ini menjadi jembatan diplomasi budaya Indonesia ke kawasan Pasifik,” ucap Ribka.

Pada kesempatan itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen penguatan diplomasi budaya melalui kerja sama lintas negara. Menurutnya, kesamaan identitas budaya maritim dan nilai komunal dapat menjadi landasan kuat bagi kerja sama antara Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

“Kita disatukan oleh satu visi, yaitu memajukan budaya sebagai kekuatan vital dalam jalinan peradaban dunia,” kata Fadli Zon di Kupang.

Usai pembukaan, para tamu kehormatan meninjau berbagai stan yang menampilkan kekayaan budaya provinsi-provinsi di wilayah timur Indonesia, karya masyarakat, serta inovasi pembangunan berbasis kearifan lokal.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Gala Dinner bersama seluruh peserta dan delegasi untuk mempererat jejaring komunikasi dan memperkuat hubungan kerja sama budaya antarnegara di kawasan Pasifik.

Acara tersebut dihadiri Gubernur NTT Melki Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang Christian Widodo, delegasi dari negara-negara kawasan Pasifik, serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok
Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional
Ratusan Jembatan Dibangun, Konektivitas Daerah Terdampak Bencana Berangsur Pulih
Kunjungan ke Bank Sumut, Wamendagri Bima Arya Paparkan Strategi Penguatan BUMD Nasional
Mendagri Tito Karnavian: Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pascabencana Terus Dikebut

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Rabu, 1 April 2026 - 19:54 WIB

Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok

Rabu, 1 April 2026 - 16:44 WIB

Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional

Rabu, 1 April 2026 - 15:16 WIB

Ratusan Jembatan Dibangun, Konektivitas Daerah Terdampak Bencana Berangsur Pulih

Berita Terbaru