UWM Dorong Daya Saing Pelaku UMKM melalui Kuliah Tamu Gastronomi dan Digital Branding

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar kuliah tamu bertajuk “Strategi UMKM dan Pengembangan Gastronomi di Era Digital” pada Rabu, 26 November lalu.

‎Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rektorat itu menghadirkan praktisi UMKM kuliner, Nafila Nur Amza, sebagai narasumber.

‎“Gastronomi bukan sekadar soal rasa, tapi strategi membangun identitas daerah dan ekonomi kreatif,” ujar Dyaloka Puspita Ningrum, dosen pengampu mata kuliah yang juga bertindak sebagai moderator.

‎Nafila menguraikan berbagai strategi digital yang dapat diterapkan pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan industri kuliner.

‎“Kemampuan memahami perilaku audiens digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang,” katanya.

‎Ia menambahkan, “Konten yang menarik dan autentik mampu meningkatkan keterlibatan konsumen sekaligus memperkuat branding. Media sosial adalah etalase utama di era sekarang.”

‎Menurut Nafila, UMKM harus berani melakukan inovasi produk serta konsisten memanfaatkan platform digital, mulai dari pengembangan konten kreatif hingga optimalisasi tren konsumsi masyarakat.

‎“Pelaku usaha harus cepat beradaptasi. Kalau tidak, kita akan tertinggal dari kompetitor yang lebih agresif,” ujarnya menegaskan.

‎Kuliah tamu ini diikuti belasan mahasiswa generasi Z yang disebut sebagai aktor penting dalam transformasi industri kreatif pariwisata.

‎“Mereka lahir di era digital. Harapannya, mereka bisa menangkap peluang untuk mendorong kuliner lokal naik kelas,” kata Dyaloka.

‎Para mahasiswa tampak antusias saat diskusi terkait penguatan UMKM berbasis kuliner kedaerahan.

‎Melalui kegiatan ini, UWM menegaskan komitmennya memperkuat kompetensi mahasiswa dalam sektor pariwisata kreatif.

‎“Kami ingin mahasiswa memahami hubungan erat antara gastronomi, digital branding, dan daya saing UMKM. Mereka bukan hanya belajar teori, tapi siap terjun menghadapi tantangan nyata,” tutur Dyaloka menutup sesi.

(waw)

Berita Terkait

Paguyuban Pramurukti Mandiri Yogyakarta Fokus Perluas Jaringan Kerja Anggota
Peringati Hari Pusaka Dunia, Pameran Sumbu Filosofi Yogyakarta Digelar Dua Hari
Kongres Nasional BMT Tetapkan Adhy Suryadi sebagai Ketua Umum ABSINDO 2026–2030
Kepemimpinan Akademik Harus Visioner, Rektor UWM Kritik Gaya Simbolis di Kampus
Jembatan Jatra Winongo Hubungkan Jetis dan Patran, Permudah Distribusi dan Akses
Silaturahmi PPP dan NU DIY Jadi Momentum Perkuat Kolaborasi
Pemkot Yogyakarta Dukung Kampung REDAM untuk Penyelesaian Konflik Berbasis HAM
Pick Up Penjual Tahu Bulat Terbakar di Depan SMA N 8 Yogyakarta, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:32 WIB

Paguyuban Pramurukti Mandiri Yogyakarta Fokus Perluas Jaringan Kerja Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 22:47 WIB

Peringati Hari Pusaka Dunia, Pameran Sumbu Filosofi Yogyakarta Digelar Dua Hari

Sabtu, 18 April 2026 - 19:32 WIB

Kongres Nasional BMT Tetapkan Adhy Suryadi sebagai Ketua Umum ABSINDO 2026–2030

Sabtu, 18 April 2026 - 19:26 WIB

Kepemimpinan Akademik Harus Visioner, Rektor UWM Kritik Gaya Simbolis di Kampus

Sabtu, 18 April 2026 - 19:21 WIB

Jembatan Jatra Winongo Hubungkan Jetis dan Patran, Permudah Distribusi dan Akses

Berita Terbaru