JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi menilai agenda retret pimpinan DPRD se-Indonesia di Akademi Militer menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan legislatif di tengah kompleksitas pembangunan daerah.
Menurut Sardi, kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai forum pembekalan, tetapi juga ruang refleksi bagi para pimpinan DPRD dalam merespons tantangan pembangunan yang kian dinamis.
“DPRD tidak lagi bisa dipandang semata dari fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Perannya juga sebagai penjaga harmoni antara kepentingan nasional dan aspirasi lokal,” ujar Sardi, Kamis (16/4/2026).
Ia menekankan, dinamika pembangunan daerah menuntut pendekatan yang melampaui aspek teknokratis. Kepemimpinan yang berkarakter, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan menjadi kunci dalam menjalankan fungsi representasi rakyat.
Dalam konteks itu, Sardi menyebut retret di lingkungan pendidikan militer tersebut memberikan penekanan pada pembentukan disiplin, jiwa patriotisme, serta keteguhan nilai-nilai kepemimpinan.
“Perencanaan pembangunan tidak hanya teknokratis, tetapi juga harus ditopang oleh kepemimpinan DPRD yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan memiliki keberanian berpikir melampaui batas dalam menjabarkan visi pembangunan nasional,” katanya.
Ia menilai, kegiatan retret tersebut layak dipandang sebagai bagian dari proses pemantapan kapasitas pimpinan daerah yang berdampak positif bagi kinerja lembaga legislatif.
“Ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi upaya meneguhkan disiplin, patriotisme, dan nilai-nilai kepemimpinan yang kokoh,” ujar Sardi. (ihd)














