TKDV Banten: Meningkatkan Link and Match antara Pendidikan Vokasi dan Kebutuhan Industri

Rabu, 21 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Provinsi Banten Virgojanti, berharap dengan adanya Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (TKDV) di Provinsi Banten dan Kabupaten/Kota dapat menyelaraskan langkah dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten.

“Dengan terbentuknya TKDV ini, kita ingin menyelaraskan langkah dalam menyelesaikan permasalahan pengangguran terbuka dari berbagai aspek,” ungkap Virgojanti usai menghadiri Sosialisasi Tim Koordinasi Daerah Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (TKDV) Provinsi Banten Tahun 2024 di Aula Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (21/8/2024).

Selanjutnya, Virgojanti menuturkan permasalahan pengangguran harus diselesaikan dengan bersama-sama. Mulai dari sektor pendidikan dan industri, sehingga dapat terbangun link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

“Tugas TKDV di antaranya mensinergikan, mengevaluasi pelaksanaan program dan mengamanatkan dokumen perencanaan,” katanya.

Selain itu, Virgojanti juga terus mendorong pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten untuk dapat segera membentuk TKDV. Sehingga diharapkan upaya dalam menekan tingkat pengangguran terbuka dapat selaras dan mencapai hasil yang optimal.

“Kita mendorong agar itu dapat segera di bentuk di Kabupaten/Kota,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Banten Septo Kalnadi untuk TKDV melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, industri, pengusaha, pekerja hingga pemerhati.

“Kita harap ini mendorong untuk mempercepat langkah-langkah pencapaian link and match pada sektor pendidikan formal dan dunia industri,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Septo, saat ini pihaknya juga telah melakukan kerja sama dengan sejumlah forum HRD terkait dengan perkembangan kebutuhan industri. Hal itu sebagai langkah dalam menyesuaikan pendidikan vokasi yang dilakukan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Banten maupun milik Kemenaker.

“Karena kebutuhan industri terus berubah mengikuti perkembangan, dan itu harus kita sesuaikan. Bahkan dalam dua tahun ini kami juga mengeluarkan sertifikat profesi bagi yang melakukan pelatihan di BLK Provinsi Banten,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Warsito menyampaikan Indonesia harus bekerja cepat dalam meningkatkan kualitas SDM dengan melakukan revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi.

“Sudah terdapat sejumlah percontohan implementasi revitalisasi pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi yang menyusun strategi daerah, mengadopsi dari strategi nasional disesuaikan dengan potensi, kebiasaan dan keunikan daerah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, saat ini telah terbentuk TKDV Tingkat Provinsi Banten dan TKDV Kabupaten Tangerang serta TKDV Kabupaten Serang.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh 8 pemerintah Kabupaten/Kota melalui OPD yang membidangi ketenagakerjaan dan transmigrasi serta tamu undangan yang lainnya. (wan)

Sumber : Adpim 

Berita Terkait

Dampak Positif Piala Gubernur Banten: Semangat Olahraga Hidupkan Industri UMKM Masyarakat
Transformasi Pesantren: Wagub Banten Dorong Lembaga Keagamaan Jadi Pusat Literasi dan Ketahanan Moral
Cintai Budaya Daerah Sejak Dini, Pemprov Banten Dorong Pencak Silat Masuk Lingkungan Sekolah
Inovasi Komunitas Berbasis Warga: Kampung Jimpitan Jadi Rujukan Nasional Penguatan Literasi dan Lingkungan
Forprov II Banten 2026: Dorong Masyarakat Bugar Sekaligus Pacu Pertumbuhan Ekonomi Rakyat
Warisi Nama Besar Pendahulu, Gubernur Andra Soni Dorong Sineas Muda Banten Terus Berkarya
Green Policing, Polda Banten dan Jajaran Tanam 1.000 Pohon
Milad ke-8 PUB dan Baduy Lestari, Perkumpulan Urang Banten Salurkan 70.000 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Adat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Dampak Positif Piala Gubernur Banten: Semangat Olahraga Hidupkan Industri UMKM Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Transformasi Pesantren: Wagub Banten Dorong Lembaga Keagamaan Jadi Pusat Literasi dan Ketahanan Moral

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Cintai Budaya Daerah Sejak Dini, Pemprov Banten Dorong Pencak Silat Masuk Lingkungan Sekolah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Inovasi Komunitas Berbasis Warga: Kampung Jimpitan Jadi Rujukan Nasional Penguatan Literasi dan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Forprov II Banten 2026: Dorong Masyarakat Bugar Sekaligus Pacu Pertumbuhan Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Bakpia Day ke-14 Yogyakarta Digelar Meriah

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:21 WIB