Terima Serikat Pekerja, Pj Gubernur Al Muktabar: Kita Akan Sampaikan Masukan dan Saran ke Kemenaker

Rabu, 6 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Serang, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan akan menyampaikan apa saja yang menjadi saran dan masukan yang disampaikan oleh Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit Provinsi Banten dari unsur serikat buruh/pekerja kepada Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker RI). Aspirasi serikat buruh/pekerja tersebut mengenai penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2024.

“Kita telah menetapkan UMP dan UMK. Ada beberapa hal dari penetapan itu yang disampaikan pendapat, pemikiran dan masukkan oleh LKS Tripartit unsur buruh,” ungkap Al Muktabar usai berdiskusi dengan LKS Tripartit Provinsi Banten dari unsur serikat buruh/pekerja di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un No. 5, Kota Serang, Rabu (6/12/2023) malam.

Al Muktabar menyampaikan diskusi itu sebagai sarana pemerintah daerah untuk menerima saran dan masukan terutama dari unsur serikat buruh/pekerja.

“Kita memerlukan arahan-arahan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kemenaker, maka termasuk yang kita diskusikan ini kita ingin mendapatkan pertimbangan kembali dari Kemenaker atas hal-hal pendapat yang disampaikan,” jelasnya.

“Tentu di alam demokrasi ini, pendapat adalah sesuatu hal yang menjadi rujukan bersama dalam sebuah proses formulasi kebijakan. Mudah-mudahan dengan seperti ini kita bisa mendapatkan formula-formula yang baik bagi kita bersama untuk ke depannya,” sambungnya.

Al Muktabar mengaku sebelum melakukan penetapan UMP dan UMK di Provinsi Banten, dirinya telah menyampaikan beberapa hal kepada Kemenaker untuk menjadi bahan pertimbangan.

“Di penetapan awal pun kita sudah menuliskan itu sebenarnya. Diskusi ini kita menerima pendapat, resume dan seterusnya. Kita komunikasikan untuk mendapatkan jalan yang terbaik untuk bersama,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Al Muktabar menuturkan Kepala Daerah memliki tugas dalam hal itu. Mengkomunikasikan baik kepada serikat buruh/pekerja maupun para pengusaha, mengenai penetapan UMP dan UMK.

“Tentu Kepala Daerah harus mengkomunikasikannya lebih lanjut dari sebuah proses penetapan aturan dan tadi banyak masukan dari beliau-beliau,” pungkasnya.(Wan0

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Dukung Penuh Asta Cita, Ditpamobvit Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Objek Vital 2026
Sekda Banten Ingatkan Pejabat Wujudkan Birokrasi Profesional melalui Kepemimpinan Efektif
Ikatan Notaris Indonesia Gelar Puncak HUT ke-118 di Banten, Dihadiri Ribuan Peserta
Irbansus Banten Dorong Sekolah Perkuat Budaya Integritas dan Transparansi Pendidikan
Wagub Banten Dimyati Perkenalkan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan
Penantian 25 Tahun Berakhir, Jembatan Piano Mekarsari Mulai Dibangun di Era Andra Soni
Peringati HAN 2026, Pemkab Pandeglang dan Gekrafs Hadirkan Ruang Kreatif bagi Ratusan Anak
Program Sekolah Gratis Jadi Magnet, SMK PGRI Pandeglang Catat Kenaikan Siswa Baru

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:53 WIB

Dukung Penuh Asta Cita, Ditpamobvit Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Objek Vital 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

Sekda Banten Ingatkan Pejabat Wujudkan Birokrasi Profesional melalui Kepemimpinan Efektif

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Ikatan Notaris Indonesia Gelar Puncak HUT ke-118 di Banten, Dihadiri Ribuan Peserta

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:00 WIB

Irbansus Banten Dorong Sekolah Perkuat Budaya Integritas dan Transparansi Pendidikan

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:39 WIB

Wagub Banten Dimyati Perkenalkan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf Kepresidenan

Berita Terbaru