Tepung Srawung Dunung Jadi Napas Heritage Walking Sayidan dalam Merawat Kerukunan

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Jogja – Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Gondomanan, Suhartanto, S.Ag., menghadiri Gelar Heritage Walking Tour Kampung Sayidan, Ahad, memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat.

Kegiatan bertema “Tepung, Srawung, Dunung” menjadi ruang mempererat persaudaraan lintas warga melalui kebersamaan, saling mengenal, gotong royong, serta kepedulian sosial bersama.

Acara dibuka Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, S.E., M.M., dihadiri Forkopimtren Gondomanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga.

Dalam sambutannya, Wawan Harmawan menegaskan, “Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri sehingga kebersamaan harus terus dipelihara bersama.”

Ia menjelaskan, “Semangat tepung mengajarkan masyarakat saling mengenal, memahami, kemudian membangun interaksi baik melalui srawung dalam kehidupan sehari-hari bersama.”

Menurutnya, “Kebersamaan akan membawa masyarakat menuju dunung, yaitu kondisi bahagia, tenteram, sejahtera, serta saling membantu dalam berbagai situasi kehidupan.”

Usai pembukaan, peserta berjalan kaki mengelilingi Kampung Sayidan sambil mengenal sejarah kawasan, budaya lokal, serta berbagai potensi masyarakat yang berkembang hingga kini.

Rombongan juga mengunjungi sejumlah rumah ibadah sebagai simbol penguatan hubungan antar umat beragama sekaligus mempererat komunikasi antar tokoh agama dan masyarakat setempat.

Penyelenggara berharap kunjungan lintas rumah ibadah mampu memperkuat toleransi, mencegah potensi konflik, sekaligus menjaga suasana Yogyakarta tetap damai, nyaman, dan harmonis bersama.

Peserta kemudian mengunjungi pelaku UMKM Kampung Sayidan yang menampilkan aneka makanan tradisional, kerajinan batik, serta karya seni budaya khas masyarakat setempat.

Produk-produk lokal tersebut mendapat perhatian peserta karena mencerminkan kreativitas warga sekaligus memperkuat identitas budaya Kampung Sayidan sebagai kawasan bersejarah di Yogyakarta.

Suhartanto mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena menghadirkan nilai edukasi, pelestarian budaya, sekaligus mempererat hubungan sosial seluruh lapisan masyarakat setempat.

“Heritage Walking Tour bukan sekadar mengenalkan warisan budaya, tetapi juga memperkuat silaturahmi, moderasi beragama, serta semangat gotong royong,” ujar Suhartanto.

Ia menambahkan, “Kegiatan seperti ini mampu memperkuat kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan bersama secara berkelanjutan.”

Melalui semangat “Tepung, Srawung, Dunung”, masyarakat diharapkan terus menjaga kerukunan, merawat keberagaman, serta bersama membangun Yogyakarta yang damai dan sejahtera.(ADY)

Berita Terkait

Susanto Dwi Antoro Serukan Solidaritas Warga untuk Keselamatan NTT
Semarakkan HUT ke-81 RI, UMY Gelar Gebyar Kemerdekaan dan Perkuat Soliditas Antar-Unit
Gowes 15 Kilometer, Jogjaversitas dan Unimus Eratkan Silaturahmi Perguruan Tinggi
Dengarkan Pidato Presiden, Andra Soni Dorong Pembangunan Banten Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional
Dorong Pengelolaan Aset Lebih Modern, Mahasiswa UAJY Kenalkan SIMANTAP
Antisipasi Genangan, Warga dan Dinas Turun Tangan Buka Muara Opak
Motor Masuk Jalur Cepat Ring Road, Polisi Siapkan Sanksi bagi Pelanggar
Fenomena Live Shopping, Telepresence Jadi Kunci Pengaruhi Keputusan Konsumen

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Susanto Dwi Antoro Serukan Solidaritas Warga untuk Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, UMY Gelar Gebyar Kemerdekaan dan Perkuat Soliditas Antar-Unit

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Gowes 15 Kilometer, Jogjaversitas dan Unimus Eratkan Silaturahmi Perguruan Tinggi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Dengarkan Pidato Presiden, Andra Soni Dorong Pembangunan Banten Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Dorong Pengelolaan Aset Lebih Modern, Mahasiswa UAJY Kenalkan SIMANTAP

Berita Terbaru