Swasembada Pangan sebagai Pilar Utama Ketahanan Nasional Indonesia

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD RI periode 2024–2029, Sultan Bachtiar Najamudin

Ketua DPD RI periode 2024–2029, Sultan Bachtiar Najamudin

JENDELANUSANTARA.COM, JAKARTA || – Ketahanan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan nasional. Negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri akan lebih stabil, berdaulat dan leluasa dalam mengambil kebijakan strategis. Oleh karena itu, agenda ketahanan pangan Pemerintah Republik Indonesia tidak semata berfokus pada produksi dan konsumsi, tetapi menjadi fondasi kehidupan sosial, ekonomi dan moral masyarakat bangsa.

Melalui keterangannya, Sabtu (24/1), Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2024–2029, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan bahwa, ketahanan pangan merupakan simbol keberlanjutan hidup, keadilan sosial, serta kedaulatan bangsa. Untuk itu, DPD RI memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program-program prioritas pemerintah yang berkaitan dengan swasembada pangan. “DPD RI merasa terhormat dapat menjadi bagian dari agenda besar swasembada
pangan nasional. Kami secara aktif mengawal realisasi program-program swasembada pangan bersama Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah melalui program Senator Peduli Ketahanan Pangan,” ujar Sultan Najamudin.

Ia menambahkan bahwa, program swasembada pangan yang dijalankan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto merupakan wujud visi kepemimpinan yang inklusif dan adaptif dalam menjaga kedaulatan negara di tengah ketidakpastian geopolitik global.

“Swasembada pangan menegaskan kemampuan bangsa untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sekaligus berkontribusi dalam pemenuhan pangan global sesuai potensi lokal, tanpa tekanan dari pihak mana pun. Inilah yang menjadi dasar kuat pemerintahan RI dalam memperkuat agenda diplomasi serta mendorong terwujudnya keadilan dan perdamaian dunia,” jelasnya.

Pada skala lokal, program swasembada pangan terbukti mendorong pembangunan Desa-desa pertanian, memperkuat jaringan ekonomi lokal melalui UMKM dan Koperasi Desa, serta menjadi basis terciptanya masyarakat yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing.

Sultan Najamudin mengajak seluruh elemen bangsa—mulai dari petani, petani muda, akademisi, pakar ekonomi, hingga seluruh ekosistem pertanian—untuk terus mengawal dan mendukung agenda swasembada pangan dan energi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat petani di berbagai daerah yang dengan tulus dan sungguh-sungguh mendukung program swasembada pangan. Capaian swasembada pangan di tahun pertama pemerintahan ini adalah hasil kerja keras bersama dan menjadi kebanggaan seluruh bangsa Indonesia,” tutup Sultan Najamudin. (Red).

Berita Terkait

Ramadhan Penuh Berkah, GPBI Raya Salurkan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama
Menteri Ekraf Tegaskan GEKRAFS Mitra Strategis Pemerintah Kembangkan Ekonomi Kreatif
Syukuran HUT ke-9 SMSI, Ketua Umum Firdaus Tekankan Tantangan Media Digital
Media Dihadapkan pada Tantangan Kecepatan dan Akurasi di Tengah Ancaman Disinformasi
PERADI Profesional Hadir Sebagai Wadah Advokat Berbasis Mutu dan Etika
Sekjen PWI Laskar Sabilillah Nyatakan Dukungan Penuh kepada Polri dalam Operasi Ketupat 2026
Kementerian Ekraf Gandeng Shopee Perluas Akses Pasar Digital
Pemprov Sumsel Siap Terapkan Sistem Merit ASN Secara Substantif dan Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:17 WIB

Ramadhan Penuh Berkah, GPBI Raya Salurkan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:39 WIB

Menteri Ekraf Tegaskan GEKRAFS Mitra Strategis Pemerintah Kembangkan Ekonomi Kreatif

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:20 WIB

Syukuran HUT ke-9 SMSI, Ketua Umum Firdaus Tekankan Tantangan Media Digital

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:06 WIB

Media Dihadapkan pada Tantangan Kecepatan dan Akurasi di Tengah Ancaman Disinformasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:26 WIB

PERADI Profesional Hadir Sebagai Wadah Advokat Berbasis Mutu dan Etika

Berita Terbaru