Kementerian Ekraf Gandeng Shopee Perluas Akses Pasar Digital

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta, 4 Maret 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengajak Shopee Indonesia memperkuat akses pasar digital serta pelatihan berbasis komunitas untuk menyukseskan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Ajakan itu disampaikan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam kegiatan Laporan Capaian Pelatihan Emak-Emak Matic dan GenMatic Periode 2025 di Trinity Tower, Jakarta.

Program tersebut menjadi bagian dari satu tahun sinergi antara Kementerian Ekraf dan Shopee Indonesia dalam memperluas pemanfaatan ekonomi digital bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah. Sejalan dengan upaya menyukseskan program prioritas Presiden, Menteri Ekraf menambahkan, Kemenekraf juga mengimplementasikan Program EKRAF Peduli: Pulih Bersama, Bangkit Berdaya untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.

“Sebagaimana arahan Presiden. Kami mengajak Shopee untuk memperluas peran dalam membuka akses pasar digital dan pendampingan bagi UMKM terdampak, agar proses bangkit tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan. Mendorong sinergi dalam mendukung program prioritas Presiden, Koperasi Merah Putih melalui pelatihan affiliator berbasis komunitas,” ujarnya, Rabu (4/3).

Menteri Ekraf menambahkan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah nyata dalam pembangunan nasional. Sepanjang 2025, program Emak-Emak Matic dan GenMatic berhasil menjangkau 2.637 peserta di delapan wilayah, yakni Malang, Jakarta, Bogor, Solo, Balikpapan, Kediri, Bali, dan Tangerang. Ke depan, Kementerian Ekraf juga akan memperluas program ini, dengan tujuan semakin dapat menyentuh setiap kalangan.

“Kolaborasi ini adalah langkah nyata dalam menjalankan Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat melalui ekonomi kreatif berbasis teknologi digital. Kita siap hadir di segmen lain seperti menjadi Santri Matic, karena pemerintah ingin terus mendukung agar pemberdayaan ekonomi di pesantren untuk santri dan santriwati ini juga bisa kita lakukan termasuk kepada guru,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kemenekraf bersama Shopee memberikan apresiasi kepada sembilan peserta terbaik pada kategori Penjual Shopee, Merchant ShopeeFood, dan Affiliate dalam Program Pelatihan Emak-Emak Matic dan GenMatic 2025 sebagai bentuk penguatan ekosistem talenta ekonomi kreatif digital.

Capaian program menunjukkan dampak signifikan, antara lain rata-rata komisi afiliator meningkat hingga delapan kali lipat, pendapatan penjual bertumbuh sekitar tiga kali lipat, serta jumlah pesanan melalui ShopeeFood meningkat sekitar 1,8 kali lipat. Bahkan, terdapat peserta yang mampu mendorong performa usahanya hingga 20 kali lipat.

Deputy Director Government Relations Shopee Balques Manisang mengatakan, program pelatihan Emak-Emak Metic dan Genmetic ini berlangsung sejak awal tahun 2025 dengan semangat peningkatan literasi digital. Ia menambahkan peningkatan literasi digital terlihat dari angka dan peningkatan evaluasi ekonomi digital di Indonesia naik lebih dari 40% dari 2021 ke 2025, angka tersebut lebih dari USD 100 miliar dalam 5 tahun terakhir

“Sejalan dengan upaya tersebut khususnya upaya pemerintah dalam hal ini spesial dari Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan peluang ekonomi dan pengembangan isu kreatif kita terus meningkatkan dukungan kita terhadap peningkatan literasi digital,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Director Shopee Indonesia Christin Djuarto dan Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia Satrya Pinandita.

Menteri Ekraf juga didampingi Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam, Direktur Konten Digital Yuana Rochma Astuti, serta Tenaga Ahli Menteri Gemintang K. M. dan Hasbil M. Lubis.(Ls)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Lussy Renata Hapus Video Klip “Pesan Terakhir” Usai Kehilangan Putra Tercinta
Koordinatoriat Wartawan Parlemen Anugerahkan Penghargaan Tokoh Penggerak Agrikultur kepada Gubernur Lampung
Dialog dengan KWI, Forum Lintas Generasi Serukan Kebangkitan Nilai Moral dan Hukum
Di Balik Diplomasi Indonesia di Moskow, Sosok Hartyo Harkomoyo
Indonesia Perkuat Ekonomi Kreatif Melalui Kolaborasi Internasional dengan AS
BUMD Kota Bekasi Tunjukkan Kinerja Unggul di TOP BUMD Awards 2026
Kementerian Ekraf Gandeng Provaliant Group Percepat Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis IP
Bantuan Jadup dan Stimulan Ekonomi Pascabencana Sumatera Terus Disalurkan Secara Luas

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:08 WIB

Lussy Renata Hapus Video Klip “Pesan Terakhir” Usai Kehilangan Putra Tercinta

Jumat, 17 April 2026 - 08:46 WIB

Koordinatoriat Wartawan Parlemen Anugerahkan Penghargaan Tokoh Penggerak Agrikultur kepada Gubernur Lampung

Rabu, 15 April 2026 - 23:59 WIB

Dialog dengan KWI, Forum Lintas Generasi Serukan Kebangkitan Nilai Moral dan Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 10:29 WIB

Di Balik Diplomasi Indonesia di Moskow, Sosok Hartyo Harkomoyo

Rabu, 15 April 2026 - 09:55 WIB

Indonesia Perkuat Ekonomi Kreatif Melalui Kolaborasi Internasional dengan AS

Berita Terbaru