Solidaritas Budaya ASEAN di Peringatan Hari Kebaya Nasional Pertama

Sabtu, 8 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Jendela Nusantara – Pemerintah bekerja sama dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani), komunitas kebaya, desainer kebaya, serta mitra negara-negara ASEAN akan menggelar peringatan Hari Kebaya Nasional (HKN) yang pertama kalinya pada 24 Juli mendatang di Jakarta.

Mengusung tema ‘Lestarikan Budaya dengan Bangga Berkebaya’, perayaan HKN ini dirancang untuk mempromosikan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia sekaligus mendorong kemajuan ekonomi bangsa.

Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo menyebut peringatan Hari Kebaya Nasional ini sebagai momentum penting bagi perempuan Indonesia untuk menunjukkan kebanggaan terhadap budaya bangsa.

“Tidak hanya sekadar peringatan, tetapi juga bentuk nyata dari upaya melestarikan dan mempopulerkan kebaya sebagai identitas budaya Indonesia. Dengan berkebaya, kita ingin menanamkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap budaya bangsa kepada generasi muda,” ujar Giwo Rubianto Wiyogo dalam konferensi pers di kantor Kowani, Jakarta, pada Kamis (6/6/2024).

Kegiatan HKN akan meliputi pameran kebaya, seminar tentang sejarah dan perkembangan kebaya, serta pertunjukan busana yang menampilkan karya-karya desainer kebaya ternama.

Selain itu, akan ada bazar produk-produk kreatif yang dihasilkan oleh perempuan Indonesia, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian.

“Dengan adanya berbagai kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kebaya dan menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya Indonesia,” Ketua Panitia Hari Kebaya Nasional Masyitoh Chusnan menambahkan.

Perayaan HKN juga akan melibatkan partisipasi aktif negara-negara ASEAN sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan terhadap keragaman budaya di kawasan Asia Tenggara.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat hubungan budaya antarnegara dan memperkenalkan kebaya sebagai salah satu warisan budaya yang patut dibanggakan,” ungkap Ketua Divisi Humas HKN Nunun Daradjatun.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, peringatan Hari Kebaya Nasional diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif yang luas, baik bagi pelestarian budaya maupun perekonomian bangsa. (*)

Berita Terkait

Maulid Nabi, Momentum Menghidupkan Keteladanan di Tengah Krisis Akhlak
Dukcapil Jemput Bola ke Manggarai Barat, 358 Dokumen Kependudukan Berhasil Diterbitkan
Dukcapil Bergerak Cepat Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa di Ngada
Gelar Pengukuhan Saat Demo Besar 27 Agustus, SMSI Tegaskan Tak Ada Motif Politik
Mendagri Tito Dorong Sinergi Pemda dan Desa untuk Cegah Karhutla
Mendagri Tito: Bantuan Presiden untuk Korban Bencana NTT Telah Masuk dan Siap Disalurkan
Pasca Gempa NTT, Enam Tim Dukcapil Layani Warga di Pengungsian
Kemendagri Minta Pemda Fokus Kendalikan Harga Komoditas yang Naik

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Maulid Nabi, Momentum Menghidupkan Keteladanan di Tengah Krisis Akhlak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Dukcapil Jemput Bola ke Manggarai Barat, 358 Dokumen Kependudukan Berhasil Diterbitkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Dukcapil Bergerak Cepat Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa di Ngada

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Gelar Pengukuhan Saat Demo Besar 27 Agustus, SMSI Tegaskan Tak Ada Motif Politik

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Mendagri Tito Dorong Sinergi Pemda dan Desa untuk Cegah Karhutla

Berita Terbaru