JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Bournemouth menetapkan klausul rilis sebesar 65 juta pound (sekitar Rp1,431 triliun) untuk penyerang andalannya, Antoine Semenyo. Langkah ini membuka peluang sang pemain meninggalkan Stadion Vitality pada bursa transfer musim dingin, di tengah meningkatnya minat klub-klub papan atas Liga Inggris.
Semenyo sebelumnya menjadi incaran Manchester United dan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, pemain internasional Ghana itu memilih memperpanjang kontrak pada Juli 2024 yang berlaku hingga Juni 2030. Sejak itu, performanya dinilai konsisten dan semakin penting bagi skuad Andoni Iraola.
Menurut laporan The Athletic, kontrak baru tersebut mencantumkan klausul rilis yang dapat diaktifkan sebelum tanggal tertentu. Mekanisme ini memberi Bournemouth waktu beberapa pekan untuk mencari pengganti jika klausul diaktifkan. Pada bursa transfer sebelumnya, klub-klub peminat telah diberi tahu bahwa biaya untuk merekrut Semenyo mencapai 70 juta pound. Untuk jendela transfer musim dingin, angka itu kini dipatok pada 65 juta pound.
Semenyo juga belakangan dikaitkan dengan Liverpool, Manchester City, dan Spurs. Jika Bournemouth berhasil mempertahankannya pada Januari mendatang, klausul yang sama akan kembali aktif pada jendela transfer berikutnya, tetapi dengan nilai yang lebih rendah.
Bournemouth memiliki rekam jejak melepas pemain kunci tanpa mengganggu stabilitas tim. Pada Mei lalu, bek tengah Dean Huijsen bergabung dengan Real Madrid setelah klausul 50 juta pound-nya diaktifkan. Setahun sebelumnya, Spurs menebus Dominic Solanke dengan klausul rilis 65 juta pound. Klub juga melepas Milos Kerkez, Illia Zabarnyi, dan Dango Ouattara, tetapi tetap mampu menjaga tren peningkatan. Saat ini, Bournemouth berada di peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Inggris dengan koleksi 18 poin. (ihd)














