Sekjen Kemendagri Paparkan Manfaat Program Makan Bergizi Gratis bagi Anak dan Ekonomi Lokal

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mengajak seluruh kepala desa di Indonesia untuk mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Tomsi pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Tahun 2025 di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, Jumat (8/8/2025).

“Saya berharap apa yang Bapak dan Ibu sampaikan tadi mendukung semua program pemerintah dan khususnya program pemerintah Bapak Presiden betul-betul dengan ikhlas dapat dilaksanakan,” katanya.

Ia menyampaikan, program prioritas tersebut membawa banyak manfaat untuk masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. “Program-program tersebut nyata-nyata sangat mendukung daripada kebersamaan dan keberadaan kita untuk mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Tomsi menjelaskan, setidaknya ada tiga manfaat program MBG. Pertama, anak-anak mendapatkan makan bergizi gratis. Kedua, dapat menghemat anggaran belanja rumah tangga dalam memenuhi gizi anak. Ketiga, dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat karena pengadaannya melibatkan banyak pihak.

“Jumlahnya tidak sedikit loh. Kalau saya lihat jumlahnya per dapur itu sekitar empat puluh orang, mulai yang belanja, memasak sampai nganter,” tambahnya.

Selain bertujuan meningkatkan gizi anak-anak, Tomsi menambahkan, MBG juga mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal melalui pasokan distribusi bahan makanan seperti beras, sayuran, ikan, ayam, dan telur. “Kita berharap pasokan ini memang harus lancar, tidak boleh libur kan, tidak boleh telat. Tapi kalau memang ada potensi di daerah itu, tentunya yang dibeli terdekat ya yang potensi di daerah itu,” imbuhnya.

Sebagai bentuk komitmen, ia menegaskan, Kemendagri selalu membantu kelancaran program MBG, begitu juga program prioritas lain yang berkaitan dengan percepatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini termasuk program Kopdeskel Merah Putih. Kemendagri terus mendorong percepatan pelaksanaan program tersebut.

Sejalan dengan itu, Tomsi meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk percaya terhadap kerja keras pemerintah. “Jadi percayalah, bahwa hal-hal yang terbaik akan diupayakan untuk pemerintah bagi seluruh masyarakat kita,” tegasnya.

Selain itu, Tomsi berharap pemerintah desa dapat mendukung dan menyosialisasikan berbagai program pemerintah pusat di lingkungan desa masing-masing. Ia berpesan agar anggota Apdesi dapat memberikan narasi positif yang mudah dipahami masyarakat.

“Ini juga penting kita akan susun, ya, narasinya-narasinya yang terbaik untuk memudahkan Bapak dan Ibu bisa menjelaskan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam Rakernas tersebut turut hadir Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, Ketua Umum DPP Apdesi Surta Wijaya, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi DPP Apdesi Muhammad Asri Anas, Sekjen DPP Apdesi Sumali, serta tamu undangan lainnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Bima Arya Soroti Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Maju
TP PKK Berperan Strategis dalam Menjaga Kebersihan dan Menangani Persoalan Sampah
Merah Sebelum Fajar, Film Garin Nugroho Hadirkan Perjalanan Lima Tokoh di Tengah Gejolak Indonesia 1946
Wamendagri Wiyagus: Pengendalian TB Tak Hanya Soal Kesehatan, tapi Juga Produktivitas Keluarga
Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik
15 RUU Kabupaten/Kota Resmi Disetujui Jadi UU, Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah
Kementrian Keuangan: Kinerja APBN hingga Agustus 2026 Tetap Kuat, Defisit Terkendali
Sinergi Kemenkeu, Bea Cukai, dan Kementan dalam Memperketat Pengawasan Impor Beras dan Garam

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

Bima Arya Soroti Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Maju

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

TP PKK Berperan Strategis dalam Menjaga Kebersihan dan Menangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:37 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pengendalian TB Tak Hanya Soal Kesehatan, tapi Juga Produktivitas Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 15:12 WIB

Indonesia-Tiongkok Pacu Kerja Sama Kota Digital dan Keamanan Publik

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

15 RUU Kabupaten/Kota Resmi Disetujui Jadi UU, Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah

Berita Terbaru