Salat Idul Adha 1447 H di Bantul Dipenuhi Ribuan Jemaah hingga Serambi Masjid

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Bantul – Ribuan jemaah memadati Masjid Agung Manunggal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, saat pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga area dalam masjid tak mampu menampung seluruh jemaah dan sebagian harus melaksanakan salat di tepian serambi masjid.

Dalam khutbahnya, khatib Hilmy Muhammad mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai pelajaran penting bagi umat Islam.

Menurutnya, kesediaan Nabi Ismail menjalankan perintah Allah SWT merupakan simbol pengabdian dan bakti seorang anak kepada orang tua yang patut diteladani sepanjang masa.

“Ismail menerima perintah tersebut dan menjalankannya dengan penuh kesabaran. Ini merupakan monumen terbesar sekaligus wujud bakti terbesar seorang anak kepada orang tuanya,” ujar Hilmy di hadapan ribuan jemaah yang memenuhi kawasan masjid.

Hilmy juga menegaskan bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan bagi anak-anaknya.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan karakter tidak cukup hanya melalui nasihat, tetapi harus dibarengi contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan hanya menyuruh anak pergi ke masjid, sementara Anda sendiri tidak melaksanakan salat berjemaah di masjid. Semoga anak-anak kita kelak dapat menjadi pribadi yang berharga sebagaimana yang Anda impikan dan banggakan,” tuturnya.

Salat Idul Adha di Masjid Agung Manunggal turut dihadiri Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Usai mengikuti salat dan khutbah, Abdul Halim menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Bantul.

“Atas nama pemerintah dan jajaran Forkopimda, kami mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Bantul,” katanya.

Menurut Abdul Halim, momentum Idul Adha harus dimaknai sebagai sarana introspeksi dan penguatan keikhlasan dalam beribadah maupun bermasyarakat.

“Kami panjatkan doa dan harapan semoga Idul Adha ini akan membawa kita menuju insan yang lebih ikhlas karena pengorbanan yang telah kita lakukan, serta ikhlas untuk terus menerus berbuat kebaikan,” ujar Abdul Halim. (waw)

Berita Terkait

Korlantas Polri Bidik Pelanggaran Pelat Nomor Penghambat ETLE dalam Operasi Patuh 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pengeroyokan Mahasiswa di Jalan Seyegan-Godean
Polresta Yogyakarta Selidiki Dugaan Penyedia Tempat Persembunyian Pelaku Pembacokan
Bupati Sleman: Pengalaman Pensiunan ASN Masih Dibutuhkan untuk Pembangunan
Pelepasan Rombongan Bhikkhu IWFP 2026 Warnai Peringatan Waisak di Yogyakarta
Dies Natalis ISI Yogyakarta Jadi Ruang Refleksi Seni dan Teknologi Artificial Intelligence
Polda DIY Pastikan Situasi Kondusif Usai Insiden Pembubaran Ibadah GMS
Salat Idul Adha 1446 H di Sleman Berlangsung Khidmat dan Dipadati Jamaah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:14 WIB

Korlantas Polri Bidik Pelanggaran Pelat Nomor Penghambat ETLE dalam Operasi Patuh 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:10 WIB

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pengeroyokan Mahasiswa di Jalan Seyegan-Godean

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:05 WIB

Polresta Yogyakarta Selidiki Dugaan Penyedia Tempat Persembunyian Pelaku Pembacokan

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:56 WIB

Bupati Sleman: Pengalaman Pensiunan ASN Masih Dibutuhkan untuk Pembangunan

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:47 WIB

Pelepasan Rombongan Bhikkhu IWFP 2026 Warnai Peringatan Waisak di Yogyakarta

Berita Terbaru