RSCM–IHC Perkuat Layanan Unggulan Nasional Lewat ‘Center of Excellence’

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernyataan bersama RSCM dan IHC menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan spesialistik yang menjadi unggulan RSCM, termasuk dalam bidang digestif dan layanan klinis lanjutan. (RSCM)

Pernyataan bersama RSCM dan IHC menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan spesialistik yang menjadi unggulan RSCM, termasuk dalam bidang digestif dan layanan klinis lanjutan. (RSCM)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat kerja sama strategis dalam pengembangan layanan Center of Excellence (CoE) bersama PT Pertamina Bina Medika IHC (Indonesia Healthcare Corporation) pada Selasa (27/1/2026) di Jakarta.

Kesepakatan ini diharapkan mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan rujukan nasional dan penguatan ketahanan sistem pelayanan medis Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara RSCM dan IHC di lingkungan rumah sakit.

Pernyataan bersama kedua pihak menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan spesialistik yang menjadi unggulan RSCM, termasuk dalam bidang digestif dan layanan klinis lanjutan.

Direktur Utama RSCM dr. Supriyanto, Sp.B, FINACS, M.Kes menyatakan, kerja sama dengan IHC merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan berstandar tinggi.

“Dengan sinergi ini, kami yakin layanan spesialistik di RSCM dapat semakin dikenal luas, sekaligus memperkuat kontribusi RSCM dalam sistem rujukan pelayanan kesehatan tingkat nasional,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Sinergi Lintas Rumah Sakit Rujukan
Menurut rilis resmi, kolaborasi IHC tidak hanya dengan RSCM, tetapi juga melibatkan beberapa rumah sakit rujukan di bawah Kementerian Kesehatan.

IHC menggandeng lima rumah sakit untuk mengembangkan jaringan Center of Excellence yang mencakup layanan kardiologi, onkologi, neurologi, gastroenterologi, dan ortopedi.

Kelima rumah sakit itu antara lain RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (kardiologi), RS Kanker Dharmais (onkologi), RS Pusat Otak Nasional (neurologi), RSCM (gastroenterologi), serta RSUP Fatmawati (ortopedi).

Pendekatan Center of Excellence dirancang untuk menyatukan sumber daya tenaga medis, teknologi diagnostik, dan terapi terpadu agar pasien memperoleh layanan yang cepat, komprehensif, dan berbasis bukti (evidence-based).

Sinergi ini dipandang sebagai bagian dari upaya menyokong Transformasi Sistem Kesehatan Nasional—sebuah prioritas dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2025–2029 yang menggarisbawahi peningkatan kualitas layanan, optimalisasi sumber daya, dan kemandirian layanan dalam negeri.

Layanan RSCM Tetap Optimal
Kendati penandatanganan MoU berlangsung di tengah aktivitas pelayanan harian, situasi di sekitar RSCM terpantau kondusif.

Manajemen rumah sakit menegaskan layanan berjalan optimal, termasuk Poliklinik Reguler Sore & Sabtu yang tetap dibuka untuk menjamin akses pelayanan pasien rawat jalan di luar jam kerja pagi.

Data internal RSCM menunjukkan peningkatan kunjungan pasien rawat jalan sekitar 7–9 persen selama enam bulan terakhir, seiring upaya optimalisasi jadwal layanan dan kapasitas klinis.

Penguatan Center of Excellence juga dipandang sebagai peluang memperluas kualitas pendidikan dan pelatihan klinis bagi tenaga kesehatan. RSCM, melalui Indonesian Clinical Training & Education Center (ICTEC), telah memiliki program pelatihan yang melibatkan puluhan ribu peserta sejak 15 tahun terakhir. Target ke depan adalah menjadikan CoE sebagai hub pendidikan dan riset klinis yang berdaya saing internasional.

Peran IHC sebagai Holding RS BUMN
PT Pertamina Bina Medika IHC merupakan holding jaringan rumah sakit dan klinik BUMN yang bertujuan memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional.

IHC mengelola puluhan rumah sakit dan klinik di seluruh Indonesia serta aktif menjalin kerja sama strategis, termasuk dengan mitra internasional seperti SingHealth dari Singapura dan jaringan Mayo Clinic Care Network, guna memperkaya praktik klinis dan inovasi layanan medis.

Dengan kerja sama ini, RSCM dan IHC berharap dapat menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat di era perkembangan penyakit kompleks dan tuntutan layanan berstandar tinggi. (ihd)

Berita Terkait

Stop Kekacauan Bantargebang, DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama Pemprov DKI
THR Ojol Hanya Untuk Pengemudi yang Terdaftar Minimal 12 Bulan, Ini Skema Perhitungannya
Profil Marsudin Nainggolan, Hakim yang Dorong Reformasi dan Inovasi Peradilan
Penduduk Indonesia 2025 Capai 288 Juta Jiwa, Pulau Jawa Masih Terpadat
DPRD Kota Bekasi Desak Klarifikasi Jakarta Usai Longsor Maut di TPST Bantargebang
Revitalisasi 39 KUA di Jakarta, Kemenag dan Pemprov Percepat Pengalihan Aset
Komisi III DPR Geregetan atas Lambannya Polisi Tangani Pengeroyokan Mahasiswa Undip
IGTKI Lampung Gelar Pengajian Akbar, Perkuat Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:19 WIB

Stop Kekacauan Bantargebang, DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama Pemprov DKI

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:28 WIB

THR Ojol Hanya Untuk Pengemudi yang Terdaftar Minimal 12 Bulan, Ini Skema Perhitungannya

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:17 WIB

Profil Marsudin Nainggolan, Hakim yang Dorong Reformasi dan Inovasi Peradilan

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:58 WIB

Penduduk Indonesia 2025 Capai 288 Juta Jiwa, Pulau Jawa Masih Terpadat

Senin, 9 Maret 2026 - 22:07 WIB

DPRD Kota Bekasi Desak Klarifikasi Jakarta Usai Longsor Maut di TPST Bantargebang

Berita Terbaru