Reresik Malioboro, 400 Warga Turun Bersihkan Sumbu Filosofi Yogyakarta

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Sekitar 400 warga dari berbagai unsur, mulai dari masyarakat, TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga perangkat daerah, bergotong royong membersihkan Kawasan Malioboro, Selasa (12/8/2025) pagi. Aksi yang dinamai Reresik Malioboro ini membentang dari Pos Teteg hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kelestarian Malioboro yang menjadi wajah kota. “Yogyakarta mengedepankan gotong royong. Hari ini semua unsur masyarakat turun membersihkan Malioboro sebagai bagian dari menjaga Kawasan Cagar Budaya, termasuk Sumbu Filosofi yang diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia,” ujar Hasto.

Ia mengingatkan pentingnya perilaku disiplin dalam menjaga kawasan ini. “Masih banyak puntung rokok ditemukan. Saya mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak merokok di Malioboro,” tambahnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Yogyakarta, Nindyo Dewanto, menjelaskan Reresik Malioboro juga menjadi ajang menyambut HUT Ke-80 RI. Menurutnya, kegiatan ini menguatkan rasa memiliki dan kebersamaan warga terhadap ikon kota. “Malioboro adalah milik semua. Kita ingin menghapus stigma negatif terhadap ormas dan menunjukkan kontribusi positif mereka dalam menjaga harmoni Yogyakarta,” ujarnya.

Dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kemantren Wirobrajan, Agus Gadru menuturkan keterlibatan mereka melibatkan anggota dari Kelurahan Wirobrajan, Pakuncen, dan Patangpuluhan. “Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut demi menjaga Malioboro sebagai ikon Yogyakarta,” katanya. (ihd/*)

Berita Terkait

UMP Jambi 2026 Naik 7,3 Persen, Gubernur Tegaskan Wajib Dipatuhi Perusahaan
Tuntas dalam 5 Hari, Jembatan Gantung Tampang Muda Kini Kembali Bisa Dilintasi
Gunung Dempo di Pagaralam Jadi Lebih Tinggi dan Membesar dalam Sepekan
Muhammadiyah Apresiasi Polisi Amankan Demo di Pati Hingga Warga Kembali Beraktivitas Normal
Yogyakarta Raih Kota Layak Anak Kategori Utama, Bidik Kategori Paripurna 
Dugaan Keracunan MBG di Mlati – Sleman, Korban Bertambah Jadi 178 Siswa
Pemkot Yogya Ajak Warga dan OPD Hidupkan Produk Lokal Lewat Nglarisi
KPK Dalami Dugaan Aliran Dana ke Bupati Pati dalam Kasus Suap Proyek Kereta

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:30 WIB

UMP Jambi 2026 Naik 7,3 Persen, Gubernur Tegaskan Wajib Dipatuhi Perusahaan

Minggu, 28 September 2025 - 16:28 WIB

Tuntas dalam 5 Hari, Jembatan Gantung Tampang Muda Kini Kembali Bisa Dilintasi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 08:42 WIB

Gunung Dempo di Pagaralam Jadi Lebih Tinggi dan Membesar dalam Sepekan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 16:36 WIB

Muhammadiyah Apresiasi Polisi Amankan Demo di Pati Hingga Warga Kembali Beraktivitas Normal

Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:50 WIB

Yogyakarta Raih Kota Layak Anak Kategori Utama, Bidik Kategori Paripurna 

Berita Terbaru