JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — PSIM Yogyakarta membuka langkah di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan kemenangan bersejarah. Laskar Mataram menuntaskan penantian 18 tahun untuk kembali tampil di Super League dengan mempermalukan tuan rumah Persebaya Surabaya pada laga perdana di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (8/8/2025).
Gol tunggal kemenangan dicetak pemain asing PSIM, Ezequiel Vidal, pada menit ke-90+2. Sepakan kerasnya di masa injury time memupus asa ribuan pendukung Persebaya yang memadati tribun. Hasil ini membuat PSIM membawa pulang tiga poin penuh dari kandang bonek yang terkenal sulit ditaklukkan.
Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, menyebut kemenangan ini buah adaptasi cepat timnya terhadap intensitas kompetisi kasta tertinggi. “Saya pikir ini akan menjadi standar permainan kami,” ujarnya. Laskar Mataram yang pada pramusim sempat dipermalukan Bali United 0-6 kini tampil solid, terutama di lini belakang yang beberapa kali membuat lini serang Persebaya kesulitan menembus pertahanan.
Van Gastel menekankan pentingnya mental bertanding anak asuhnya. “Delapan belas tahun tim ini bermain di Liga 2. Sekarang, di level tertinggi, intensitasnya tinggi. Hari ini mereka menunjukkannya,” katanya.
Di kubu tuan rumah, pelatih Persebaya, Eduardo Perez, tak dapat menyembunyikan kekecewaannya. The Green Force dinilai gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas. “Kami punya peluang setidaknya dua gol di babak pertama. Kalau bisa cetak duluan, hasilnya bisa berbeda,” ujarnya. Perez berjanji segera melakukan evaluasi agar Persebaya bangkit pada laga selanjutnya. (ihd)













