Prestasi Gemilang Pelajar Indonesia di World MakeX Robotics Competition 2026

Jumat, 9 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa-siswi Bina Bangsa School (BBS) tampil gemilang pada ajang World MakeX Robotics Competition 2026

Siswa-siswi Bina Bangsa School (BBS) tampil gemilang pada ajang World MakeX Robotics Competition 2026

JENDELANUSANTARA.COM, WUXI, CINA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah internasional. Siswa-siswi Bina Bangsa School (BBS) tampil gemilang pada ajang World MakeX Robotics Competition 2026 yang berlangsung di Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, Cina, pada 5–9 Januari 2026. Dalam kompetisi robotika bergengsi tersebut, tim BBS berhasil meraih sejumlah podium dan mengharumkan nama Indonesia di antara peserta dari 21 negara.

World MakeX Robotics Competition merupakan ajang puncak robotika pelajar dunia yang diikuti tim-tim terbaik hasil seleksi ketat di tingkat nasional masing-masing negara. Negara-negara dengan kekuatan besar di bidang teknologi seperti Cina, Amerika Serikat, Jepang, Rusia, Kanada, dan Singapura turut ambil bagian, menjadikan persaingan berlangsung sangat kompetitif.

Puncak pencapaian siswa BBS terjadi pada Kategori Inspire, di mana tim BBS PIK mencatatkan sejarah dengan menyapu bersih podium dunia. Indonesia berhasil meraih juara pertama, runner-up pertama, dan runner-up kedua sekaligus dalam satu kategori. Capaian ini menjadi prestasi langka di tingkat World MakeX dan menunjukkan dominasi pelajar Indonesia dalam kategori tersebut.

Selain itu, prestasi juga diraih di kategori lainnya. Pada Kategori Explorer, tim BBS KJ menempati posisi runner-up pertama, sementara di Kategori Starter, tim BBS KJ kembali meraih runner-up pertama dan tim BBS PIK masuk jajaran enam besar dunia.

Kepala Teknologi Bina Bangsa School, Mr. Alvin, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang konsisten. Menurutnya, pencapaian di World MakeX bukan hanya soal kemenangan, tetapi tentang bagaimana siswa mampu berpikir kritis, bekerja dalam tim, dan memecahkan masalah nyata melalui teknologi.

“Kompetisi ini mempertemukan siswa-siswa terbaik dari seluruh dunia. Fakta bahwa tim BBS mampu bersaing dan meraih podium menunjukkan bahwa pelajar Indonesia memiliki kapasitas global jika dibina dengan pendekatan yang tepat dan berkelanjutan,” ujar Mr. Alvin.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari integrasi pendidikan STEM, budaya inovasi, serta dukungan penuh dari sekolah dan orang tua. Menurutnya, World MakeX menjadi ruang pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengasah ketangguhan mental, kreativitas, dan kemampuan adaptasi di lingkungan internasional.

Prestasi di Wuxi melanjutkan rekam jejak positif Bina Bangsa School dalam berbagai kompetisi robotika MakeX tingkat nasional maupun internasional, termasuk kejuaraan yang sebelumnya digelar di Bali. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen BBS dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang siap bersaing di era teknologi global.

Dengan torehan tersebut, siswa Bina Bangsa School kembali membuktikan bahwa talenta muda Indonesia mampu berdiri sejajar, bahkan unggul, di panggung dunia.(*)

Berita Terkait

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok
Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional
Ratusan Jembatan Dibangun, Konektivitas Daerah Terdampak Bencana Berangsur Pulih
Kunjungan ke Bank Sumut, Wamendagri Bima Arya Paparkan Strategi Penguatan BUMD Nasional
Mendagri Tito Karnavian: Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pascabencana Terus Dikebut

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Rabu, 1 April 2026 - 19:54 WIB

Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok

Rabu, 1 April 2026 - 16:44 WIB

Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional

Berita Terbaru