Prancis Akui Negara Palestina, Siap Dukung Misi Stabilisasi di Gaza

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sidang ke-80 Majelis Umum PBB, Senin (22/9/2025). (YouTube PBB)

Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam sidang ke-80 Majelis Umum PBB, Senin (22/9/2025). (YouTube PBB)

JENDELANUSANTARA.COM, New York – Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan kesiapan negaranya untuk berpartisipasi dalam misi stabilisasi internasional di Jalur Gaza dan memberikan dukungan bagi pasukan keamanan pemerintahan sementara Palestina. Pernyataan ini disampaikan Macron dalam sidang ke-80 Majelis Umum PBB, Senin (22/9/2025).

Sebelumnya, pada konferensi Solusi Dua Negara yang digelar PBB di hari yang sama, Macron mengumumkan pengakuan resmi Prancis terhadap Negara Palestina. Langkah ini menandai perubahan penting dalam kebijakan luar negeri Paris terhadap konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

”Prancis siap berkontribusi dalam misi stabilisasi internasional di Gaza dan, bersama Uni Eropa, mendukung pelatihan serta perlengkapan pasukan keamanan Palestina,” ujar Macron.

Ia menambahkan, Prancis akan membuka kedutaan besarnya di Palestina setelah seluruh sandera di Gaza dibebaskan dan gencatan senjata permanen tercapai. Kebijakan ini dipandang sebagai sinyal kuat bahwa Paris ingin memainkan peran lebih aktif dalam upaya perdamaian di kawasan. (ihd)

Berita Terkait

Dana Umat Berpotensi Rp500 Triliun per Tahun, Perlu Kelola Terintegrasi
Israel Ingin Buru-buru Serang Iran, Donald Trump: Belum Diperlukan
Prabowo Buka Opsi Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza
Kemenag Dorong PTKIN Buka Kelas Internasional dan Ekspansi Global
Menag Sebut NU sebagai Pesantren Besar dan Memiliki Kekuatan Moderasi
Alquran Isyarat Indonesia: Mushaf Pertama Dunia, Curi Perhatian di Book Fair Kairo
Integrasi Data Guru Non-ASN Jadi Fokus Pemerintah 2026 untuk Pemerataan
HNW Nilai Dokumen Board of Peace Bertentangan dengan Konstitusi RI

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 21:45 WIB

Dana Umat Berpotensi Rp500 Triliun per Tahun, Perlu Kelola Terintegrasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:44 WIB

Israel Ingin Buru-buru Serang Iran, Donald Trump: Belum Diperlukan

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:48 WIB

Prabowo Buka Opsi Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:17 WIB

Kemenag Dorong PTKIN Buka Kelas Internasional dan Ekspansi Global

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:05 WIB

Menag Sebut NU sebagai Pesantren Besar dan Memiliki Kekuatan Moderasi

Berita Terbaru