Polda Banten Ajak Pelajar SMP Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Polda Banten menggelar Upacara serentak tingkat SMP sederajat di wilayah hukum Polda Banten yang mengangkat tema “Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Kenakalan Remaja”. Kegiatan ini berlangsung di SMP 2 Cadasari, Kabupaten Pandeglang pada Senin (09/02).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi S.P, Kepala Sekolah SMP 2 Cadasari Gatot Tri Cahyono, Kapolsek Cadasari AKP Junaedi, PS Paur 1 Subidpenmas Bidhumas Polda Banten AKP Imam Maryono.

Dalam amanatnya, Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menyampaikan bahwa tujuan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik semata. “Tujuan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan potensi diri, serta penanaman nilai integritas, kemandirian, tanggung jawab, dan daya saing,” ujarnya.

Selanjutnya, AKBP Meryadi menghimbau kepada pelajar untuk menjadikan belajar sebagai kewajiban. “Jadikan belajar sebagai kewajiban utama dengan penuh kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Disiplin, jujur, kerja keras, serta aktif dan proaktif dalam kegiatan positif adalah kunci keberhasilan kalian menghadapi tantangan di masa depan,” imbaunya.

“Tingginya angka penyalahgunaan narkoba di kalangan usia muda. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional tahun 2025, kelompok usia 15–24 tahun masih mendominasi kasus penyalahgunaan narkoba dengan persentase 28,2 persen atau sekitar 903.600 orang dari total 3,3 juta jiwa yang terpapar narkotika di Indonesia,” ungkapnya.

Beberapa faktor penyebab penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja meliputi ketidakharmonisan keluarga, pengaruh pergaulan, paparan konten negatif media sosial, serta lemahnya edukasi dan pengawasan sekolah. Karena itu, peran orang tua dan guru penting dalam membangun komunikasi serta mengarahkan remaja pada kegiatan positif dan konstruktif.

Diakhir, Meryadi mengajak para pelajar untuk meningkatkan iman dan takwa melalui ibadah, menjaga toleransi antarumat beragama. “Menjelang bulan suci Ramadan, kami mengajak para pelajar untuk meningkatkan iman dan takwa, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menghindari aktivitas yang mengganggu ketertiban dan keselamatan masyarakat. Masa depan bangsa berada di tangan generasi muda, karena itu jadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman hidup serta pegang teguh nilai-nilai luhur menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya. (Ls)

Sumber : Bidhumas

Berita Terkait

Fokus Ketupat Maung 2026: Kesiapan Polda Banten Optimal?
Baznas Banten Berikan Zakat kepada 63 Pelayan Keagamaan
Andra Soni: Safari Ramadan Bukan Seremonial, Tapi Wadah Menyerap Aspirasi Warga
Adde Rosi Apresiasi PP Tunas, Dorong Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 13 Tahun
Dialog Banten Insight Bahas Arus Mudik Lebaran, Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Terpadu
IFEX 2026 Perkuat Ekosistem Industri Kreatif Global” – Menparekraf
Bermodal Lantai Dua Ruko, ‘Layar Digi’ Bikin Micro Cinema, Menteri Ekraf: Ini Baru Kreatif !
Dialog dengan HMI, Andra Soni Paparkan Program Bang Andra dan Sekolah Gratis

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:23 WIB

Fokus Ketupat Maung 2026: Kesiapan Polda Banten Optimal?

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:56 WIB

Baznas Banten Berikan Zakat kepada 63 Pelayan Keagamaan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Andra Soni: Safari Ramadan Bukan Seremonial, Tapi Wadah Menyerap Aspirasi Warga

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:36 WIB

Adde Rosi Apresiasi PP Tunas, Dorong Pembatasan Medsos bagi Anak di Bawah 13 Tahun

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Dialog Banten Insight Bahas Arus Mudik Lebaran, Polda Banten Siapkan Strategi Pengamanan Terpadu

Berita Terbaru