PKK Banten Perkuat Pendampingan Keluarga Stunting di Mauk

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Tangerang, Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten Tine Al Muktabar meminta para kader PKK dan Posyandu agar terus mengintensifkan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.

Hal itu diungkapkan Tine Al Muktabar disela-sela acara monitoring pendampingan keluarga stunting terkait asupan nutrisi dan stimulasi anak serta pelaporan melalui aplikasi e-dasawisma yang dilaksanakan di aula kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/6/2024).

Tine mengungkapkan, kader PKK dan Posyandu harus sering melakukan monitoring terhadap perkembangan keluarga berisiko stunting di tempatnya masing-masing. Monitoring itu, sebaiknya dilakukan tidak harus ketika ada kegiatan Posyandu, tapi juga harus door to door setiap waktu sehingga bisa lebih efektif.

“Datangin satu-satu rumahnya, tanyakan apakah anaknya sudah diberikan asupan makanan tambahan yang telah diberikan. Terus begitu kita kontrol memastikan asupan makanan yang dikonsumsi anak-anak itu kaya akan nutrisi, vitamin dan juga protein, ” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Tine Al Muktabar juga memberikan secara simbolis bantuan Asupan Makanan Tambahan (AMT) seperti telur, susu dan beras kepada ratusan keluarga beresiko stunting untuk dua bulan kedepan.

Kepada orang tua yang hadir dalam acara tersebut, Tine berpesan agar memberikan asupan makanan yang baik kepada anak-anaknya. Mengingat hal itu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak-anak, serta berdampak pada produktivitas mereka di masa yang akan datang.

Terlebih lagi di Kecamatan Mauk ini dekat dengan laut dan banyak sumber protein dari ikan yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat. Selanjutnya bagaimana mereka diberikan edukasi mengolah ikan itu supaya diminati oleh anak-anak, dan modulnya sudah disiapkan oleh PKK.

“Anak-anak adalah aset bangsa. Makanya pemerintah dari pusat sampai lingkup terkecil sangat fokus dalam melakukan pencegahan, pendampingan serta edukasi kepada masyarakat dan keluarga berisiko stunting, guna mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” jelasnya.

Camat Mauk Khalid Mawardi menambahkan, sesuai dengan arahan dari Pj Bupati Tangerang Andi Ony, Kecamatan Mauk mengalokasikan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang tahun 2024 sebesar Rp3,861 miliar untuk penanganan stunting.

Anggaran itu dialokasikan untuk berbagai kegiatan dan program seperti pemberian makanan tambahan, pembangunan Posyandu, validasi data stunting, pembangunan jamban rumah tangga, toilet umum, Sarana air bersih serta berbagai kegiatan edukasi.

“Jumlah anak berisiko stunting di Kecamatan Mauk saat ini mencapai 1.200 anak yang tersebar di 11 desa dan satu kelurahan. Kami bersama seluruh stakeholder terkait terus melakukan pendampingan dan edukasi,” ucapnya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Lestarikan Alam Banten, Ribuan Benih Ikan Ditebar Melalui Gerakan Asri Polri
Andra Soni: Anak yang Tinggal Dekat Sekolah Harus Jadi Prioritas SPMB
Menuju Tuan Rumah PON 2032, Andra Soni Dorong Pembinaan Atlet Sejak Bangku Sekolah
Kejati Banten dan PWI Banten Bersatu Perangi Korupsi dan Penyebaran Hoaks
Gubernur Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi untuk Perlindungan Pekerja
Edukasi Siswa, Tinawati Andra Soni Ingatkan Bahaya Kebiasaan Menunda Pekerjaan
Buka Rakernas Apdesi Merah Putih, Andra Soni Ajak Kepala Desa Perkuat Kolaborasi
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Fokus, Andra Soni Perkuat Kolaborasi dengan PII

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:44 WIB

Lestarikan Alam Banten, Ribuan Benih Ikan Ditebar Melalui Gerakan Asri Polri

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:15 WIB

Andra Soni: Anak yang Tinggal Dekat Sekolah Harus Jadi Prioritas SPMB

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:01 WIB

Menuju Tuan Rumah PON 2032, Andra Soni Dorong Pembinaan Atlet Sejak Bangku Sekolah

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:45 WIB

Kejati Banten dan PWI Banten Bersatu Perangi Korupsi dan Penyebaran Hoaks

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:41 WIB

Gubernur Banten dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi untuk Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru