Pertanian Bangkit: Penopang Ekonomi dan Penyerap Tenaga Kerja Terbesar Indonesia

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Balikpapan – Sektor pertanian Indonesia menunjukkan kebangkitan signifikan pada triwulan pertama 2025, menjadi pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi nasional dan ketahanan pangan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa sektor ini bukan hanya penyerap tenaga kerja terbesar, tetapi juga motor penggerak ekonomi yang tangguh.

Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan di Auditorium Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (9/5/2025), Mentan Amran menyampaikan bahwa kontribusi tenaga kerja di sektor pertanian mencapai 28,5 persen dari total angkatan kerja nasional. “Penguatan sektor pertanian adalah penguatan langsung terhadap rakyat,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor pertanian mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 10,52 persen pada triwulan I 2025, berbanding terbalik dengan kontraksi 3,54 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Produksi padi melonjak 51,45 persen, sementara jagung naik 39,02 persen dibandingkan tahun lalu.

Mentan Amran juga menyoroti pentingnya regenerasi petani dan mendorong partisipasi pemuda dalam program brigade pangan sebagai solusi jangka panjang. “Pertanian adalah sektor masa depan. Saya ajak generasi muda Kalimantan Timur ikut mengelola agribisnis secara modern, terstruktur, dan menguntungkan,” katanya.

Dalam upaya mempercepat swasembada pangan, pemerintah menargetkan Kalimantan Timur sebagai lumbung pangan regional. Kementerian Pertanian telah menyiapkan anggaran minimal Rp 500 miliar untuk mendukung program cetak sawah, optimalisasi lahan, perbaikan irigasi, serta distribusi alat dan mesin pertanian.

Selain itu, laporan Rice Outlook April 2025 dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mencatat bahwa Indonesia menjadi produsen beras terbesar di ASEAN, mengungguli Vietnam dan Thailand, dengan proyeksi produksi mencapai 34,6 juta ton tahun ini.

Dengan pencapaian ini, sektor pertanian Indonesia tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional tetapi juga membuka peluang ekspor ke negara tetangga, menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam pasar pangan regional. (ihd)

Berita Terkait

Terbaik di New York, Siswi MAN 4 Jakarta Harumkan Madrasah di Ajang Vogue
Menag Tegaskan Komitmen Pemerintah Jamin Kemudahan Bangun Tempat Ibadah
Kemenag Gaungkan Ekoteologi di Mesir, Agama Menjaga Harmoni Sosial Global
RSCM–IHC Perkuat Layanan Unggulan Nasional Lewat ‘Center of Excellence’
Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
Gol Cepat Beckham Putra Antar Persib Kuasai Paruh Musim Super League
Didukung Kebijakan Presiden, Produksi Padi Banten Alami Lonjakan pada 2025
RSCM Dukung Kemandirian Kesehatan Nasional lewat Pengiriman Plasma ke Korea Selatan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:44 WIB

Terbaik di New York, Siswi MAN 4 Jakarta Harumkan Madrasah di Ajang Vogue

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:39 WIB

Menag Tegaskan Komitmen Pemerintah Jamin Kemudahan Bangun Tempat Ibadah

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:00 WIB

Kemenag Gaungkan Ekoteologi di Mesir, Agama Menjaga Harmoni Sosial Global

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:56 WIB

RSCM–IHC Perkuat Layanan Unggulan Nasional Lewat ‘Center of Excellence’

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:35 WIB

Kajari Sampang Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Berita Terbaru