JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menegaskan kesiapan timnya untuk kembali ke jalur positif saat menantang Madura United pada pekan ke-14 BRI Super League di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (30/11).
Laga ini dipandang sebagai momentum kebangkitan setelah laju tujuh kemenangan beruntun Persib terhenti di ajang AFC Champions League (ACL) II.
Dalam keterangan melalui laman resmi klub, Jumat, Klok menyampaikan bahwa skuad Maung Bandung telah mengalihkan fokus setelah kekalahan 2-3 dari Lion City Sailors di Stadion Bishan, Singapura. Persib sempat unggul 2-1 sebelum akhirnya dipaksa menyerah di menit-menit akhir.
“Ini sepak bola. Kami menang bersama dan kalah juga bersama. Kami fokus ke laga berikutnya,” ujar Klok.
Momentum Pulih dari Kekalahan
Kekalahan di Singapura bukan hanya mengakhiri rentetan kemenangan Persib, tetapi juga menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih. Klok menyebut seluruh pemain menyadari pentingnya mengembalikan konsistensi permainan, terutama menghadapi rangkaian pertandingan yang padat.
Persib akan melakoni tiga laga krusial setelah berjumpa Madura United, masing-masing menghadapi Borneo FC (5/12), Bangkok United (10/12), dan Malut United (14/12). Intensitas pertandingan dalam dua pekan ke depan menuntut kesiapan fisik dan mental seluruh skuad.
“Situasinya berat, tetapi kami harus tetap fokus, optimis, dan mempertahankan sikap positif. Evaluasi dari pelatih akan sangat membantu kami menghadapi jadwal padat ini,” tutur Klok.
Pertahankan Posisi di Papan Atas
Hingga pekan ke-13, Persib Bandung berada di posisi ketiga klasemen sementara BRI Super League dengan 22 poin dari 10 pertandingan. Maung Bandung terpaut 11 poin dari Borneo FC yang berada di puncak.
Dengan ketatnya persaingan di papan atas, laga menghadapi Madura United dinilai penting bagi Persib untuk menjaga jarak poin sekaligus memulihkan kepercayaan diri tim.
“Saya yakin kita bisa,” kata Klok memastikan.
Pertandingan di Pamekasan tidak hanya menjadi ajang pembuktian semangat bangkit, tetapi juga ujian konsistensi bagi Persib menghadapi periode paling padat di paruh musim. (ihd)














