Perkuat Ketahanan Keluarga, Rumah Zakat dan BKKBN DIY Inisiasi Program Anti-Stunting

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bantul – Rumah Zakat menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi stunting dengan meluncurkan program “Desa Bebas Stunting” di Kalurahan Sriharjo, Imogiri, Bantul, Jumat (10/10/2025).
‎
‎Dalam kegiatan tersebut, Rumah Zakat juga menjalin kerja sama strategis dengan BKKBN DIY melalui Gerakan Orang Tua Asuh Stunting (Genting).
‎
‎“Kami berharap masyarakat dari berbagai sektor dapat ikut menjadi bagian dari solusi ini,” ujar Warnitis, Representatif Manager Rumah Zakat Yogyakarta.
‎
‎Kepala BKKBN DIY, Mohamad Iqbal Apriansyah, SH., MPH, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
‎
‎“Program ini sejalan dengan strategi nasional percepatan penurunan stunting. Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan untuk mempercepat hasil di lapangan,” tegasnya.
‎
‎Sementara itu, Lurah Sriharjo, Titik Istiyawatun Khasanah, S.IP, menuturkan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program agar manfaatnya dirasakan masyarakat.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Panewu Imogiri Slamet Santosa, S.IP., M.M, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan dan DP3APPKB Kabupaten Bantul.
‎
‎Mereka menilai kegiatan ini sebagai contoh nyata sinergi pemerintah dan masyarakat.
‎
‎“Pencegahan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” ungkap Slamet Santosa.
‎
‎Sebagai bentuk kepedulian, Rumah Zakat menyerahkan paket sembako dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk keluarga berisiko stunting.
‎
‎Program “Desa Bebas Stunting” dan “Genting” diharapkan menjadi gerakan kolektif yang menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak serta memperkuat ketahanan keluarga berbasis komunitas.(waw)

Berita Terkait

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh
Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna
Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan
Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani
Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka
Road to DESIK 2026 Hadirkan Musik dan Ruang Ekspresi Kesehatan Mental Anak Muda
Bio Farma Ungkap Strategi Rantai Pasok Vaksin saat Darurat Kesehatan
Rupiah Melemah ke Rp17.864 per Dolar AS, Pakar UMY Soroti Kepercayaan Pasar

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:34 WIB

Mengenal Cardiac Drift Saat Berolahraga, Dosen UMY: Normal tetapi Tetap Perlu Kenali Batas Tubuh

Sabtu, 26 September 2026 - 14:12 WIB

Perayaan Zhong Qiu Jie 2026 di Yogyakarta, Paduan Budaya Tionghoa dan Jawa Penuh Makna

Sabtu, 26 September 2026 - 14:08 WIB

Tiga Mobil Terlibat Kecelakaan di Jalan Wates dan Wirobrajan Yogyakarta, Polsek Wirobrajan Turun Tangan

Jumat, 25 September 2026 - 13:27 WIB

Beras Ilegal Masuk, Guru Besar UMY Soroti Dampaknya terhadap Harga Gabah Petani

Jumat, 25 September 2026 - 13:16 WIB

Pakar UMY: Reformasi Batas Defisit APBN Tak Cukup Sekadar Ubah Angka

Berita Terbaru