Perikanan Rajungan Lampung Makin Kuat, SPR Tunjukkan Tren Peningkatan

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, BANDARLAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan pengurus Environmental Defense Fund (EDF), sebuah organisasi lingkungan internasional, di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandarlampung, Jumat (17/4/2026).

Pada kesempatan itu, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kolaborasi dengan EDF dalam pengelolaan perikanan rajungan berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wagub Jihan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan mitra strategis dalam mendukung keberlanjutan sektor kelautan dan perikanan, terutama rajungan.

Lampung sendiri menjadi salah satu daerah penghasil rajungan utama di Indonesia, yang turut menyumbang signifikan terhadap pasokan nasional, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

“Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan apresiasi atas dukungan EDF dalam pengelolaan perikanan rajungan yang berkelanjutan serta memiliki ketahanan terhadap perubahan iklim,” ujar Jihan.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi yang telah terjalin memberikan kontribusi dalam memperkuat tata kelola perikanan di Provinsi Lampung termasuk dalam peningkatan kapasitas dan kemandirian nelayan.

Jihan menekankan bahwa upaya tersebut memberikan dampak positif tidak hanya terhadap kelestarian sumber daya kelautan, tetapi juga terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung penguatan pengelolaan perikanan berkelanjutan melalui kebijakan dan koordinasi lintas sektor.

Sementara itu, berdasarkan hasil kerja sama antara EDF dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Spawning Potential Ratio (SPR) menunjukkan tren peningkatan, dari 17 persen pada tahun 2021 menjadi 22 persen pada tahun 2024.

Dengan kondisi ini, produksi rata-rata rajungan segar/mentah mencapai sekitar 600.000 ton per tahun.

Kondisi ini turut mendukung mata pencaharian 4.000 nelayan, 60 pengumpul rajungan, 23 mini-plant, 4 Unit Pengolahan Ikan (UPI), serta sekitar 1.000 pekerja rajungan.

Melalui kerja sama antara EDF dan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya di wilayah pesisir timur, pengelolaan perikanan berkelanjutan diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat peran Lampung sebagai lumbung pangan sektor perikanan, serta berkontribusi terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.(LSI)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Jalan Pesisir Dibangun, Lampung Siapkan Jalur Wisata Unggulan Pesawaran–Tanggamus
Lampung Bersiap Gelar HUT REI ke-54, Targetkan Dampak Ekonomi Multipel
Sekda Lampung: Mahasiswa Harus Jadi Pencipta dan Problem Solver di Era Digital
Gubernur Lampung Resmi Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Pertanahan
Momentum HUT Lampung, RSUD BNH Perkuat Layanan Kesehatan dan Inovasi Pelayanan
Lampung Optimistis Jadi Tuan Rumah PON 2032, Perkuat Infrastruktur dan Sport Industry
Pemprov Lampung Genjot Pelebaran Jalan Menuju Kawasan Wisata, Anggarkan Rp96,3 Miliar
Gubernur Lampung Soroti Peran Perempuan dalam Penguatan Struktur Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:25 WIB

Jalan Pesisir Dibangun, Lampung Siapkan Jalur Wisata Unggulan Pesawaran–Tanggamus

Jumat, 17 April 2026 - 17:04 WIB

Lampung Bersiap Gelar HUT REI ke-54, Targetkan Dampak Ekonomi Multipel

Jumat, 17 April 2026 - 14:56 WIB

Sekda Lampung: Mahasiswa Harus Jadi Pencipta dan Problem Solver di Era Digital

Jumat, 17 April 2026 - 08:34 WIB

Gubernur Lampung Resmi Bentuk Tim Penyelesaian Sengketa Pertanahan

Kamis, 16 April 2026 - 15:38 WIB

Momentum HUT Lampung, RSUD BNH Perkuat Layanan Kesehatan dan Inovasi Pelayanan

Berita Terbaru