JENDELANUSANTARA.COM, JOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta kembali mempercepat Program Bedah Rumah sebagai wujud kepedulian menghadirkan hunian layak, sehat, aman, nyaman bagi seluruh warga. Program tersebut menyasar tiga rumah warga Kelurahan Prenggan, Kemantren Kotagede, melalui dukungan bantuan Bank BPD DIY secara serentak pada pelaksanaannya bersama. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memimpin kegiatan sekaligus menegaskan, “Bedah rumah adalah kehadiran nyata pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Menurut Hasto, “Rumah layak memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus meningkatkan kesehatan keluarga sehingga kualitas hidup masyarakat semakin baik,” bagi seluruh warga. Hasto mengapresiasi dukungan Bank BPD DIY seraya mengatakan, “Sinergi pemerintah dan dunia usaha mempercepat penanganan rumah tidak layak huni,” bersama.
Ia menambahkan, “Semangat gotong royong menjadi kekuatan Kota Yogyakarta, karena pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri membangun kesejahteraan masyarakat,” secara berkelanjutan.
Tiga rumah penerima bantuan merupakan milik Sri Agustini, Sri Waltu Haryani, serta Purwanto Nugroho yang membutuhkan renovasi segera demi keselamatan keluarga. Ketiga rumah berada di RT 046 RW 010 Kelurahan Prenggan dengan kondisi memerlukan perbaikan agar lebih sehat, aman, nyaman, serta manusiawi.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta Susanto Dwi Antoro yang mendampingi Hasto Wardoyo turut meninjau langsung kondisi rumah warga yang memprihatinkan tersebut. ”Salah satu rumah bahkan dihuni tiga kepala keluarga dengan sekitar sepuluh penghuni, sehingga renovasi dinilai sangat mendesak demi kehidupan lebih manusiawi bersama,” tegas Susanto Dwi Antoro.
Susanto Dwi Antoro menegaskan, “Kolaborasi berbagai pihak akan terus diperkuat agar semakin banyak warga menikmati manfaat Program Bedah Rumah secara berkelanjutan,” ke depan. Pemerintah Kota Yogyakarta juga membuka ruang partisipasi perusahaan, lembaga keuangan, organisasi sosial, serta masyarakat memperluas pelaksanaan program bedah rumah secara gotong royong.
Sri Agustini mengaku terharu sambil berkata, “Kami sangat bersyukur karena akhirnya rumah kami akan menjadi lebih layak untuk keluarga tercinta,” semuanya. Ia menambahkan, “Terima kasih kepada Pemerintah Kota Yogyakarta, Bapak Hasto Wardoyo, dan Bank BPD DIY atas kepedulian besarnya kepada kami,” sekeluarga.
Menurut Sri Agustini, keterbatasan ekonomi selama bertahun-tahun membuat renovasi rumah mustahil dilakukan hingga bantuan pemerintah akhirnya menghadirkan harapan baru bagi keluarganya.
Program Bedah Rumah diharapkan terus berlanjut karena membuktikan kepedulian pemerintah, memperkuat gotong royong, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Yogyakarta secara berkelanjutan.(ady)














