Percepat Pembangunan KIPP, Wamendagri Ribka Haluk Beri Arahan untuk Pemprov Papua Selatan

Sabtu, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Merauke – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau progres pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua Selatan di Kabupaten Merauke, Sabtu (23/11/2024). Agenda ini untuk memacu pemerintah daerah (Pemda) setempat agar terus berupaya mempercepat pembangunan KIPP Provinsi Papua Selatan.

Provinsi Papua Selatan merupakan salah satu Daerah Otonom Baru (DOB) hasil pemekaran wilayah Papua. Dia menjelaskan, pemekaran wilayah Papua dari semula dua provinsi menjadi enam provinsi merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan di daerah tersebut. Hal ini juga untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan mengingat wilayah Papua begitu luas. Melalui pemekaran ini, pelayanan publik diharapkan semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Ribka menjelaskan, pemerintah di empat DOB Papua dibekali sejumlah roadmap yang perlu dijalankan untuk mempercepat pembangunan. “Salah satunya adalah bagaimana kita mempersiapkan pusat pemerintahan di empat DOB,” ujarnya.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kementerian/lembaga terkait terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan roadmap tersebut. Selain bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pembangunan di DOB juga didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ribka juga menekankan pentingnya DOB terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

“Sekarang kita sudah masuk ketiga tahun ini. Memang setiap saat Kementerian Dalam Negeri melakukan pengawasan monitoring kemudian mengikuti benar pelaksanaan progres, baik dalam pembangunan fisik malupun dalam pelayanan administrasi,” jelasnya.

Dirinya menyebutkan sejumlah infrastruktur yang perlu dipercepat pembangunannya. Ini misalnya Kantor Gubernur, Majelis Rakyat Papua (MRP), dan Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP). Karena itu, dirinya mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diemban terkait dengan percepatan pembangunan KIPP, termasuk ketiga infrastruktur tersebut.

Dirinya meminta komitmen dari jajaran Pemprov Papua Selatan untuk menyelesaikan pembangunan tersebut. “Itu yang diharapkan percepatan dari semua Gubernur di daerah DOB masing-masing,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK Berperan Strategis dalam Menjaga Kebersihan dan Menangani Persoalan Sampah
Wamendagri Wiyagus: Pengendalian TB Tak Hanya Soal Kesehatan, tapi Juga Produktivitas Keluarga
15 RUU Kabupaten/Kota Resmi Disetujui Jadi UU, Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah
Kemendagri Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan untuk Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Kemendagri Dorong Integrasi Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu dalam Perencanaan Pemda
Kemendagri Minta TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Perkuat Strategi Pembiayaan Program
Wiyagus: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Wujudkan Banjar Bebas TB
Program Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu Didorong Selaras dengan Prioritas Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

TP PKK Berperan Strategis dalam Menjaga Kebersihan dan Menangani Persoalan Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

15 RUU Kabupaten/Kota Resmi Disetujui Jadi UU, Mendagri Dorong Penguatan Tata Kelola Daerah

Selasa, 22 September 2026 - 12:59 WIB

Kemendagri Perkuat Kepemimpinan dan Pelayanan untuk Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu

Selasa, 22 September 2026 - 12:52 WIB

Kemendagri Dorong Integrasi Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu dalam Perencanaan Pemda

Selasa, 22 September 2026 - 11:04 WIB

Kemendagri Minta TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Perkuat Strategi Pembiayaan Program

Berita Terbaru