Pentingnya Akuntabilitas: Sugeng Hariyono Bicara Penanganan Korupsi di Era Presiden Terpilih

Rabu, 28 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Sugeng Hariyono menekankan, pentingnya memperkuat akuntabilitas sebagai langkah strategis mengurangi potensi korupsi di Indonesia. Hal itu disampaikannya saat memberikan pidato kunci pada Dialog Demokrasi bertajuk “Peluang dan Tantangan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Penanganan Korupsi di Era Presiden Terpilih”.

Kegiatan tersebut berlangsung di The Habibie Center pada Rabu (28/8/2024). Forum ini menghadirkan sejumlah pakar dari berbagai bidang dan kerja sama dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman Perwakilan Indonesia dan Timor Leste.

“Di era yang penuh tantangan ini, akuntabilitas merupakan kunci utama untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Tanpa akuntabilitas yang kuat, peluang untuk mengurangi korupsi akan semakin sulit tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur KAS Jerman untuk Indonesia dan Timor Leste Denis Suarsana dalam sambutan pembukaannya, menyambut baik kolaborasi antara KAS dan The Habibie Center. “Kami berharap dialog ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengedepankan perspektif penanganan korupsi di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan pemerintahan yang baru,” kata Denis.

Sejumlah narasumber yang hadir juga memberikan pandangannya terkait tata kelola pemerintahan dan penanganan korupsi di Indonesia. Ini seperti yang disampaikan Sosiolog Pembangunan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) Meuthia Ganie. Ia menyatakan bahwa korupsi di Indonesia telah menjadi masalah yang sistemik.

“Korupsi tidak hanya terjadi pada tingkat individu, tetapi sudah merasuk ke dalam sistem dan struktur pemerintahan. Perbaikan sistemis diperlukan untuk mengatasi hal ini,” ujarnya.

Narasumber lainnya, Pakar Hukum Tata Negara dan pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera Bivitri Susanti menambahkan, salah satu kelemahan demokrasi di Indonesia adalah minimnya akuntabilitas. “Demokrasi kita masih belum sepenuhnya akuntabel, yang membuka peluang bagi praktik korupsi untuk terus berlanjut,” kata Bivitri.

Kemudian Direktur Eksekutif Kemitraan Partnership Laode M. Syarif yang sekaligus mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2015-2019 menekankan, presiden terpilih harus segera menjalankan program pemberantasan korupsi yang konkret dan terukur. “Tantangan terbesar bagi presiden yang baru adalah memastikan adanya langkah-langkah yang nyata dan efektif dalam memberantas korupsi. Ini harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Acara ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang melibatkan peserta. Mereka diajak untuk memberikan masukan sekaligus pandangan mengenai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan penanganan korupsi yang baik di masa depan.(wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun
Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT
KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat
Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan
Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA
Bukti Kualitas Layanan Unggulan! IAS Group Sabet Apresiasi Prestisius di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Pacu Kesejahteraan Warga Lewat Zakat Produktif, Gubernur Lampung Sabet Penghargaan Bergengsi BAZNAS
Antisipasi Karhutla di Kaltim, Wamendagri Wiyagus Minta Seluruh Unsur Forkopimda Satukan Langkah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA

Berita Terbaru

Para pengungsi yang menyelamatkan diri dari serangan kelompok Houthi mendapat bantuan peralatan tidur dan masak dari lembaga kemanusiaan di Aden, Yaman. (Anadolu/Alnasser Alseddik)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Istana Kepresidenan Yaman, Lima Orang Tewas

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:11 WIB