Penguatan Remaja Masjid, Menag Tegaskan Negara Tak Intervensi Pengelolaan Rekening

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengukuhkan 531 organisasi Remaja Islam Masjid (RISMA) se-Kota Bengkulu di Masjid Raya Baitul Izzah, Kamis (23/4/2026). (Humas Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengukuhkan 531 organisasi Remaja Islam Masjid (RISMA) se-Kota Bengkulu di Masjid Raya Baitul Izzah, Kamis (23/4/2026). (Humas Kemenag)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan penguatan ekosistem masjid melalui pemberdayaan generasi muda, bukan intervensi terhadap tata kelola rumah ibadah. Penegasan ini disampaikan untuk merespons beredarnya informasi keliru terkait isu pengambilalihan rekening masjid oleh negara.

“Negara hadir bukan untuk membatasi ruang gerak masjid, apalagi mengintervensi asetnya. Justru melalui pengukuhan RISMA ini, kita ingin memastikan masjid dikelola secara mandiri, kreatif, dan modern oleh tangan-tangan pemuda yang berakhlak mulia,” ujar Nasaruddin usai mengukuhkan 531 organisasi Remaja Islam Masjid (RISMA) se-Kota Bengkulu di Masjid Raya Baitul Izzah, Kamis (23/4/2026).

Menurut dia, keterlibatan generasi muda dalam aktivitas masjid memiliki nilai strategis, baik dalam perspektif keagamaan maupun pembangunan karakter bangsa. Remaja yang aktif di masjid dinilai sebagai kelompok yang berperan penting dalam menjaga nilai moral sekaligus memperkuat kohesi sosial.

RISMA, kata Nasaruddin, menjadi wadah pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek ketakwaan, tetapi juga pemberdayaan melalui kegiatan pendidikan seperti Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), kajian keislaman, hingga aksi sosial kemasyarakatan.

Pengukuhan lebih dari 500 organisasi RISMA di Kota Bengkulu ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat karakter keagamaan yang moderat dan inklusif. Di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memicu polarisasi, remaja masjid diharapkan mampu berperan sebagai penyaring informasi sekaligus perekat sosial di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Saefudin menambahkan, pihaknya menargetkan penguatan terhadap lebih dari 4.000 organisasi RISMA di seluruh wilayah provinsi.

“RISMA adalah garda terdepan. Kita ingin mereka kuat secara spiritual, mandiri secara organisasi, dan memiliki semangat kebangsaan yang tinggi,” kata Saefudin.

Ia menegaskan, peran pemerintah dalam pengelolaan masjid sebatas sebagai fasilitator pembinaan. Adapun kemandirian pengelolaan tetap berada di tangan jamaah dan pengurus masjid setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tokoh masyarakat yang menyatakan dukungan terhadap upaya penguatan generasi muda berbasis masjid. (ihd)

Berita Terkait

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Daerah Berprestasi
Ajang Apresiasi Daerah 2026 Perkuat Budaya Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan
MendagriTito Karnavian Ajak Kepala Daerah Sumbagsel Susun Program Prioritas 2027–2029
Penyaluran Bantuan Rumah Pascabencana Meningkat, Fokus Percepatan Pemulihan
Rakornas Keuangan Daerah, Kemendagri Tekankan Inovasi PAD dan Digitalisasi Pajak
Mendagri Tito Karnavian Dorong Reward and Punishment untuk Pacu Kinerja Kepala Daerah
Mentan: Rehabilitasi dan Proteksi Lahan Jadi Kunci Pemulihan Pertanian Pascabencana
Kemenag Perkuat Integrasi Data, Pastikan Program MBG di Pesantren Tepat Sasaran 

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 18:04 WIB

Penguatan Remaja Masjid, Menag Tegaskan Negara Tak Intervensi Pengelolaan Rekening

Minggu, 26 April 2026 - 09:55 WIB

Ajang Apresiasi Daerah 2026 Perkuat Budaya Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 25 April 2026 - 14:40 WIB

MendagriTito Karnavian Ajak Kepala Daerah Sumbagsel Susun Program Prioritas 2027–2029

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WIB

Penyaluran Bantuan Rumah Pascabencana Meningkat, Fokus Percepatan Pemulihan

Sabtu, 25 April 2026 - 09:38 WIB

Rakornas Keuangan Daerah, Kemendagri Tekankan Inovasi PAD dan Digitalisasi Pajak

Berita Terbaru