Pengajian KoPi Ngaji, UMY Dorong Kemandirian Ekonomi dan Penguatan Dakwah

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Subdirektorat Pengabdian Mahasiswa DRP UMY didampingi dosen pengabdi, menyerahkan secara simbolis hibah pendanaan untuk Lapak Digital dan instalasi kelistrikan kepada PRM Bodeh Raya

Kepala Subdirektorat Pengabdian Mahasiswa DRP UMY didampingi dosen pengabdi, menyerahkan secara simbolis hibah pendanaan untuk Lapak Digital dan instalasi kelistrikan kepada PRM Bodeh Raya

JENDELANUSANTARA.COM, Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) meluncurkan aplikasi Lapak Digital KoPi Ngaji sekaligus menyerahkan hibah instalasi kelistrikan masjid. Peluncuran ini menjadi bagian dari rangkaian Pengajian Umum KoPi Ngaji #216 yang digelar di Omah Sawah Bodeh, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Sabtu (25/4).

Agenda tersebut menjadi wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang menegaskan peran UMY sebagai institusi akademik yang tidak hanya berfokus pada kegiatan di ruang kelas, tetapi juga hadir memberikan solusi langsung bagi kebutuhan masyarakat.

Peluncuran dan seremoni penyerahan dilaksanakan di akhir rangkaian pengajian yang berlangsung sejak pukul 05.30 WIB. Aplikasi Lapak Digital dirancang sebagai platform ekonomi berbasis komunitas bagi jamaah KoPi Ngaji di bawah Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Bodeh Raya. Sementara itu, hibah instalasi listrik diberikan kepada Masjid Al-Mukmin di Tuksongo, wilayah pegunungan Kaligesing, Purworejo, yang merupakan masjid binaan PRM Bodeh Raya.

Sekretaris UMY, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., MPA., menegaskan bahwa kedua program tersebut merupakan implementasi nyata Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah, yang tidak hanya mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian, tetapi juga dakwah.

“Dosen Muhammadiyah dituntut menjadi _problem solver_ bagi masyarakat. Apa pun yang dibutuhkan masyarakat, dosen Muhammadiyah harus hadir memberikan solusi,” ujarnya dalam sambutan.

Bachtiar juga menilai KoPi Ngaji sebagai model dakwah akademik yang mampu menjembatani ilmu pengetahuan dari kampus kepada masyarakat luas. Menurutnya, ilmu tidak boleh berhenti di ruang kelas, tetapi harus memberi manfaat nyata bagi umat.

Kepala Subdirektorat Pengabdian Mahasiswa DRP UMY, Dr. Al-Afik, S.Kep., Ns., M.Kep., menjelaskan bahwa PRM Bodeh Raya merupakan satu dari sembilan mitra dalam Program Pengabdian Skema Khusus Persyarikatan Muhammadiyah yang dikelola DRP UMY.

Program pengabdian yang dijalankan di berbagai mitra tersebut mencakup pendampingan UMKM, layanan kesehatan berbasis komunitas, pengelolaan sampah, pengembangan teknologi digital, hingga pemenuhan infrastruktur keagamaan.

“Program ini kami harapkan berjalan secara berkelanjutan, saling bersinergi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, UMY juga akan memperluas jangkauan pengabdian melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa skema reguler-persyarikatan pada Juli–Agustus mendatang dengan target 100 lokasi. PRM dan PCM se-DIY diundang menjadi mitra sekaligus induk semang bagi mahasiswa yang akan terjun langsung ke masyarakat.

Penyerahan hibah instalasi listrik untuk Masjid Al-Mukmin menjadi salah satu momen penting dalam kegiatan tersebut. Selain bantuan infrastruktur kelistrikan, juga diserahkan dua mushaf Al-Qur’an serta buku Fikih Ibadah dan Shalat dari jamaah yang memilih untuk tidak disebutkan namanya sebagai bentuk partisipasi komunitas.

Mitra pengabdian dari PRM Bodeh Raya, Suprianto, menyampaikan bahwa program ini memperkuat dua aspek utama dalam gerakan KoPi Ngaji, yaitu penguatan iman dan kemandirian ekonomi jamaah.

“Keduanya tidak bisa dipisahkan dalam dakwah yang utuh. Program ini sangat membantu jamaah, baik secara spiritual maupun ekonomi,” ungkapnya.

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

Internasionalisasi UMY Menguat, ICCF Jadi Platform Diplomasi Budaya dan Akademik
ICCF ke-11 UMY Perkuat Internasionalisasi dan Jejaring Lintas Budaya Generasi Muda
Pemerintah Kota Yogyakarta Sidak Daycare Pasca kasus Little Aresha, Pengawasan dan Perizinan Diperketat
Pakar Nilai Kebijakan Tarif KTP Hilang Bebani Masyarakat dan Tidak Relevan
Nuklir Iran Dipandang sebagai Strategi Pertahanan, Bukan Ancaman Kawasan
Rumah Zakat Distribusikan Kornet Super Qurban bagi Masyarakat Pesisir Baros
Walikota Yogyakarta Lantik 106 Pejabat di Bantaran Winongo, Tegaskan Birokrasi Harus Pro-Lingkungan dan Pro-Rakyat
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Dorong Tata Kelola Dana Kalurahan Transparan, Tegaskan Integritas Fondasi Pemerintahan Bersih

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:49 WIB

Internasionalisasi UMY Menguat, ICCF Jadi Platform Diplomasi Budaya dan Akademik

Rabu, 29 April 2026 - 14:43 WIB

ICCF ke-11 UMY Perkuat Internasionalisasi dan Jejaring Lintas Budaya Generasi Muda

Rabu, 29 April 2026 - 09:52 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Sidak Daycare Pasca kasus Little Aresha, Pengawasan dan Perizinan Diperketat

Rabu, 29 April 2026 - 09:38 WIB

Pakar Nilai Kebijakan Tarif KTP Hilang Bebani Masyarakat dan Tidak Relevan

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

Nuklir Iran Dipandang sebagai Strategi Pertahanan, Bukan Ancaman Kawasan

Berita Terbaru