Pemerintah Kota Bekasi Gelar Workshop ‘Menuju Zero Kekerasan pada Anak

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Kota Bekasi, Bertempat di Aula Teratai Putih Global School Kecamatan Mustika Jaya, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan menggelar Workshop Penguatan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan pada Satuan Pendidikan yang dilaksanakan pada Senin (04/03)

Bertema “Menuju Zero Kekerasan pada Anak”, acara tersebut bertujuan untuk memaksimalkan fungsi pengawasan di sekolah terhadap segala hal yang mengarah kepada kekerasan terhadap anak serta bagaimana menerapkan cara yang solutif dalam mencegah dan menangani tindak kekerasan di sekolah.

Adapun peserta dalam workshop tersebut adalah Pengawas Sekolah dari Tingkat SD-SMP-SMA-SMK sederajat dari seluruh wilayah di Kota Bekasi dengan total sekitar 600 peserta yang hadir.

Pj. Wali Kota Bekasi Gani Muhamad berkesempatan membuka workshop tersebut. Dalam sambutannya, Gani Muhamad menegaskan bahwa, “kita semua musti berperan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan. Mari bersama menguatkan sinergi dan kolaborasi untuk terus bergerak serentak mewujudkan gerakan anti kekerasan terhadap anak, dengan meningkatkan langkah-langkah pencegahan serta perlindungan bagi mereka di sekolah, sehingga mereka dapat menimba ilmu dengan perasaan aman dan nyaman,” tegas Gani Muhamad.

Gani Muhamad juga menambahkan bahwa unsur pendidik dan tenaga kependidikan memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif dengan menjadi agen perubahan untuk memerangi kekerasan di sekolah.

“Sebagai civitas akademika, memiliki tanggung jawab moral untuk melibatkan diri dalam upaya anti-kekerasan termasuk anti-perundungan (bullying), karena kekerasan dan bullying tidak hanya merugikan korbannya, tetapi juga merusak iklim belajar dan mengajar di seluruh sekolah. Menjadi agen perubahan berarti kita bersedia membentuk budaya sekolah yang lebih positif dan mendukung untuk mendukung terwujudnya masa depan anak yang cerah,” imbuh Gani.

Terakhir, Gani Muhamad menuturkan, “setiap langkah kecil yang diambil setiap individu dapat memiliki dampak besar dalam membentuk budaya sekolah yang aman dan inklusif, serta dapat mendukung pertumbuhan positif setiap siswa dan sistim pendidikan di Indonesia khususnya di Kota Bekasi menjadi lebih baik lagi,” tutupnya.(Dns)

Sumber: Humas

Berita Terkait

UMKM Jadi Andalan Ekonomi, Harris Bobihoe Bahas Peluang Pasar Global Bersama BKSAP
Bahas Pendapatan Daerah, Harris Bobihoe Terima Kunjungan DPRD Kota Banjarbaru
Harris Bobihoe Serukan Kolaborasi untuk Mengakselerasi Program Pembangunan Kota Bekasi
Pelepasan Siswa SMPN 35, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Pendidikan Lanjutan
Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Pancasila, Tekankan Implementasi Nilai Dasar Negara di Kota Bekasi
Sebanyak 344 Warga Bekasi Terima Bantuan Sosial dari Baznas
Penundaan Penutupan Perlintasan KA Pangeran Jayakarta Tunggu Keputusan Lanjutan
Harris Bobihoe Instruksikan Pengelolaan Limbah Kurban Dilakukan Secara Higienis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:01 WIB

UMKM Jadi Andalan Ekonomi, Harris Bobihoe Bahas Peluang Pasar Global Bersama BKSAP

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:15 WIB

Bahas Pendapatan Daerah, Harris Bobihoe Terima Kunjungan DPRD Kota Banjarbaru

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:09 WIB

Harris Bobihoe Serukan Kolaborasi untuk Mengakselerasi Program Pembangunan Kota Bekasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:18 WIB

Pelepasan Siswa SMPN 35, Harris Bobihoe Tekankan Pentingnya Pendidikan Lanjutan

Senin, 1 Juni 2026 - 09:41 WIB

Abdul Harris Bobihoe Pimpin Upacara Pancasila, Tekankan Implementasi Nilai Dasar Negara di Kota Bekasi

Berita Terbaru

OPINI

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri.

Minggu, 7 Jun 2026 - 19:01 WIB