Peluang Sumber Daya Alam: Mengubah Wilayah Perbatasan Menjadi Pusat Ekonomi

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengembangkan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) menjadi sentra ekonomi baru. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah bernilai ekonomi, termasuk di wilayah perbatasan.

Karena itu, wilayah perbatasan memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai pusat ekonomi baru. “Kita memiliki sumber daya alam, hutan yang lebat, di bawah hutan ada tanaman, tanah yang subur, daerah tropis yang bisa ditanami 12 bulan, air yang cukup, hujan, karena daerah tropis,” ujar Mendagri selaku Kepala BNPP saat memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 BNPP di Kantor BNPP, Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Terlebih, kata dia, pembangunan PLBN merupakan bagian dari upaya menjadikan daerah perbatasan sebagai sentra industri dan ekonomi baru. Infrastruktur ini juga diharapkan dapat mengatur arus lalu lintas barang dan orang agar lebih tertib. Adapun saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan tujuh PLBN.

“Tugas paling penting [BNPP] adalah membangun daerah-daerah perbatasan. Saya meminta BNPP buat konsep grand design berbasis kecamatan dan duduk bersama untuk menyusun skala prioritas,” tambahnya.

Di lain sisi, Mendagri menegaskan, wilayah perbatasan bukan sekadar garis yang memisahkan negara, melainkan simbol kedaulatan yang harus dijaga dan dipertahankan. “Perbatasan juga penting untuk sistem pertahanan, perbatasan yang kuat akan menjadi buffer zone atau daerah penyangga yang ada pada front line, garis depan, mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjaga infiltrasi dari luar,” jelas Mendagri.

Karena itu, Mendagri mengingatkan bahwa BNPP dibentuk untuk menjalankan misi penting dalam menjaga kedaulatan, mengembangkan ekonomi, serta memastikan pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan. Misi ini merupakan bagian dari konsep pertahanan nasional. “Saya berharap rekan-rekan yang tergabung dalam BNPP, yang paling utama adalah memiliki hati [dan] integritas,” tutup Mendagri.(wan)

Sunber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun
Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT
KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat
Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan
Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA
Bukti Kualitas Layanan Unggulan! IAS Group Sabet Apresiasi Prestisius di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
Pacu Kesejahteraan Warga Lewat Zakat Produktif, Gubernur Lampung Sabet Penghargaan Bergengsi BAZNAS
Antisipasi Karhutla di Kaltim, Wamendagri Wiyagus Minta Seluruh Unsur Forkopimda Satukan Langkah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Mende Rilis Single Kedua “Cerita Cinta”, Gandeng Yunan Helmi Angkat Kisah Cinta Masa SMA

Berita Terbaru

Para pengungsi yang menyelamatkan diri dari serangan kelompok Houthi mendapat bantuan peralatan tidur dan masak dari lembaga kemanusiaan di Aden, Yaman. (Anadolu/Alnasser Alseddik)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Istana Kepresidenan Yaman, Lima Orang Tewas

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:11 WIB