JENDELANUSANTARA.COM, SEMARANG – Kuliner Pancong dan Burjo (Parjo) resmi membuka outlet terbarunya di kawasan Jolotundo, Semarang, Kamis (6/8/2026). Pembukaan tersebut menjadi langkah terbaru Parjo dalam memperluas jangkauan sekaligus menghadirkan pilihan tempat nongkrong dengan konsep yang lebih modern.
Owner Parjo, Raihan, mengatakan outlet Jolotundo menjadi outlet keempat Parjo di Semarang. Sebelumnya, tiga outlet Parjo lainnya berada di kawasan Tembalang.
“Alhamdulillah sudah ada empat sekarang di Semarang. Tiga lainnya ada di Tembalang, ini pertama di Semarang kota, di Jolotundo,” ujar Raihan saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (8/8/2026).
Raihan menjelaskan, Parjo telah dirintis sejak 2017 ketika dirinya masih berstatus mahasiswa. Saat itu, Parjo hadir dengan konsep yang mencoba mengubah citra warung burjo konvensional menjadi tempat nongkrong yang lebih nyaman dan kekinian.
“Awalnya kita bisa dibilang pelopor warkop kekinian di Semarang. Dulu waktu awal buka Parjo ini cuma ada burjo konvensional, terus kita ubah image burjo menjadi tempat yang lebih nyaman,” jelasnya.
Konsep tersebut juga diterapkan di outlet Jolotundo. Parjo menghadirkan ruangan ber-AC, fasilitas billiard, area smoking outdoor, serta pilihan menu yang lebih beragam.
Nama Parjo sendiri merupakan singkatan dari Pancong dan Burjo, dua menu yang menjadi bagian utama dari konsep kuliner tersebut. Salah satu menu andalannya adalah pancong lumer.
“Menu andalan kita sebenarnya pancong. Dulu di awal kita buat pancong yang ada di Semarang belum ada yang pancong lumer seperti ini,” kata Raihan.
Untuk menarik perhatian masyarakat, Parjo juga menggandeng Aldi Taher sebagai Guest Star saat opening. Raihan menyebut pemilihan tersebut dilakukan dengan menyesuaikan tren yang sedang populer saat ini.
“Kita sesuaikan sama yang lagi hits sekarang,” ujarnya sambil bercanda.
Dengan dibukanya outlet Jolotundo, Raihan berharap Parjo dapat menjadi alternatif tempat nongkrong bagi masyarakat Semarang dari berbagai kalangan.
“Semoga dengan adanya Parjo bisa jadi opsi tempat nongkrong buat semua kalangan masyarakat. Karena Parjo sendiri harganya juga murah meriah, mulai dari Rp5 ribu, tapi bisa nongkrong di tempat ber-AC seperti di coffee shop,” pungkasnya. (Aga)














