JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Kelompok Tani Akur di Pedukuhan Bogem, Kelurahan Caturharjo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, memanen jagung seluas 10 hektare dengan pendampingan Kepolisian Resor (Polres) Bantul. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung swasembada pangan sekaligus mempererat kemitraan Polri dengan masyarakat.
Kapolres Bantul AKBP Novita Eka Sari, Senin (11/8/2025), mengatakan pendampingan budidaya jagung merupakan implementasi semangat Polri Presisi yang selaras dengan visi pemerintah melalui Program Astacita. Dalam kegiatan panen, ia bersama Kapolsek Pandak Iptu Ismalyanto turun langsung ke lahan, berdialog, dan ikut memetik jagung bersama petani.
“Kita ingin memastikan Polri senantiasa hadir, memberi rasa aman, sekaligus menyemangati para petani sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, menjelaskan panen kali ini menghasilkan produktivitas rata-rata 9,7 ton jagung pipil kering per hektare. Dengan harga jual Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18–20 persen, petani diperkirakan mendapat tambahan pendapatan yang signifikan.
Polres Bantul, kata Novita, akan terus menciptakan suasana kondusif agar produksi dan distribusi hasil pertanian berjalan lancar. “Harapannya, kehidupan para petani semakin sejahtera,” ujarnya. (ihd)














