JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Harapan Neymar Jr untuk kembali bersinar bersama Santos FC sekaligus memperjuangkan tempat di Timnas Brasil pada Piala Dunia 2026 kembali terganjal.
Bintang berusia 33 tahun itu didiagnosis mengalami cedera meniskus pada lutut kiri dan dipastikan absen hingga akhir musim 2025.
Laporan ESPN, Kamis (27/11), menyebut cedera tersebut berpotensi membuat Neymar absen pada putaran final Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Juni mendatang.
Kondisi ini menjadi pukulan berat setelah ia baru saja pulih dari cedera hamstring dan tampil empat kali beruntun bersama Santos.
Keluhan nyeri muncul seusai laga imbang 1-1 kontra Mirassol pada 20 November. Demi pencegahan, Neymar absen pada laga berikutnya saat Santos bermain 1-1 melawan Internacional.
Pemeriksaan lanjutan memastikan cedera yang semula dianggap ringan justru lebih serius. Lutut kiri itu pernah menjalani operasi besar pada 2023 akibat robekan ACL dan meniskus.
Sejak kembali ke klub masa kecilnya pada Januari 2025, Neymar tercatat sudah mengalami empat cedera. Dalam masa keduanya berseragam Santos, ia tampil 25 kali dan mencetak tujuh gol.
Absennya Neymar membuat pelatih Juan Pablo Vojvoda kehilangan salah satu motor serangan pada tiga laga tersisa musim ini.
Situasi semakin genting bagi Santos yang kini berada di peringkat ke-17 klasemen Serie A Brasil dengan 38 poin dari 35 laga, hanya satu tingkat di atas zona degradasi. Tanpa Neymar, perjuangan mereka untuk bertahan di kasta tertinggi diprediksi kian berat.
Cedera terbaru ini juga memberi dampak besar pada peluang Neymar kembali memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026.
Pelatih Carlo Ancelotti sebelumnya menyebut membuka peluang memanggilnya bila sang pemain bisa menjaga kebugaran.
“Neymar masuk dalam daftar kandidat Piala Dunia. Ia punya enam bulan untuk memastikan tempatnya,” kata Ancelotti pada jeda internasional November, dikutip ESPN.
Namun sejak Ancelotti mengambil alih kursi pelatih Brasil pada Mei 2025, Neymar belum sekalipun dipanggil. Catatan cedera yang berulang membuat keraguan terhadap ketahanan fisiknya semakin besar.
Dengan waktu yang kian menipis, peluang Neymar tampil di panggung terbesar sepak bola dunia itu kini berada di ujung tanduk. (ihd)














