Napoli dan Roma: Dua Kota, Satu Ambisi di Puncak Serie A

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Napolia menang atas Genoa. (Getty Images)

Napolia menang atas Genoa. (Getty Images)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Napoli dan Roma –dua kota dengan denyut sejarah, gairah sepak bola, dan kebanggaan yang sama kuatnya. Pada awal Oktober ini, keduanya saling bersaing bukan di jalanan kota atau dalam politik kuno Italia, melainkan di atas rumput hijau Serie A.

Persaingan yang semula tampak sederhana –sekadar soal tiga poin–berubah menjadi simbol perebutan gengsi. Roma sempat mencicipi puncak klasemen beberapa jam setelah menaklukkan Fiorentina 2-1 di Artemio Franchi, Minggu (5/10/2025). Namun, malam yang sama, Napoli menggusur mereka kembali setelah menundukkan Genoa 2-1 di Stadion Diego Armando Maradona.

Dua gol tuan rumah dari Frank Anguissa (57’) dan Rasmus Hojlund (75’) seakan menjadi teriakan bangga warga Napoli yang menolak kehilangan singgasana. “Kami tahu Roma menang, tapi kami juga tahu kami pantas berada di atas,” ujar kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo, seusai laga.

Kejaran ketat

Kini keduanya sama-sama mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan. Hanya selisih gol yang membuat Napoli (+6) unggul tipis atas Roma (+5). Tapi di balik angka itu tersimpan dinamika dua tim dengan filosofi permainan yang kontras.

Roma tampil efisien dan pragmatis di bawah arahan pelatih asal Portugal, yang memoles pertahanan menjadi lebih rapat dan menekankan transisi cepat. Sebaliknya, Napoli tetap setia pada gaya menyerang penuh risiko, dengan umpan-umpan vertikal cepat, penekanan tinggi, dan keberanian mengambil peluang.

Ketika Roma mengandalkan serangan balik dan kedisiplinan, Napoli memilih berlari di antara garis waktu, menyerang hingga menit terakhir. Duel di klasemen pun menjadi pertarungan antara disiplin dan kreativitas, antara kestabilan dan spontanitas.

Bayangan pemain Indonesia

Dari sudut lain klasemen, dua nama pemain keturunan Indonesia turut menjadi catatan menarik. Jay Idzes tampil konsisten sebagai palang pintu Sassuolo, membawa timnya meraih tiga kemenangan beruntun dan bertengger di posisi kesembilan dengan sembilan poin.

Sementara itu, Emil Audero di Cremonese kali ini harus menonton dari bangku cadangan saat timnya takluk 1-4 dari Inter Milan. Cremonese tetap bertahan di posisi kesepuluh dengan poin sama, hanya kalah dalam selisih gol.

Menatap pekan berikutnya

Serie A 2025/2026 belum sampai seperempat jalan, namun suhu persaingan sudah terasa memanas. AC Milan, Inter Milan, dan Juventus masih membuntuti ketat di belakang dua penguasa sementara.

Pekan ketujuh, yang digelar 18 Oktober mendatang, akan menjadi babak baru. Sassuolo menghadapi Lecce, sementara Pisa menjamu Verona di laga pembuka. Bagi Napoli dan Roma, perjalanan masih panjang—namun gengsi sebagai penguasa Italia sudah mulai dipertaruhkan.

Sampai titik ini, seolah sejarah dua kota kuno itu kembali bersuara lewat sepak bola. Roma dengan kebanggaan kekaisarannya, Napoli dengan semangat rakyat pelabuhan yang keras kepala. Dua kota, satu ambisi: menjadi raja di Italia. (ihd)

Berita Terkait

Jorge Martin Bangkit, Rebut Pole Position di Motegi
Tanpa Ronaldo, Portugal Pesta Gol di Kandang Denmark
Indra Syafri Puji Garuda Bertahan dengan 10 Pemain, Tapi Sistem Dipertanyakan
10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia Tanpa Gol di GBK
63.000 Tiket Terjual, GBK Penuh, Rivalitas Indonesia-Malaysia Kembali Membara
Persija Serahkan Dugaan Diskriminasi terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI
Gol Perdana Arlyansyah Jadi Modal Persija Menjaga Tren Kemenangan
Persija Sempurna di Tiga Laga, Shin Tae-yong Gembira, Puji Persiapan Tim

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Jorge Martin Bangkit, Rebut Pole Position di Motegi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tanpa Ronaldo, Portugal Pesta Gol di Kandang Denmark

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Indra Syafri Puji Garuda Bertahan dengan 10 Pemain, Tapi Sistem Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 22:32 WIB

10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia Tanpa Gol di GBK

Senin, 28 September 2026 - 17:01 WIB

63.000 Tiket Terjual, GBK Penuh, Rivalitas Indonesia-Malaysia Kembali Membara

Berita Terbaru