Naik Peringkat, Pemkab Serang Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan dan Aset

Kamis, 21 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang kembali meraih Penghargaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dengan Predikat Baik dari Pemerintah Provinsi Banten, Kamis (21/12/2023). Tahun ini, penghargaan yang diraih naik peringkat menjadi urutan ke-4 dari tahun lalu ke-7 dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten.

Penghargaan diterima langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dari Penjabat Gubernur Banten Almuktabar pada kegiatan Rapat Koordinasi Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Banten di Hotel Aston Serang. “Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan upaya yang begitu luar biasa dari jajaran Pemkab Serang, terutama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Serang. Selaku kepala daerah, Ibu ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemkab Serang,” kata Tatu kepada wartawan.

Menurutnya, Pemkab Serang terus melakukan upaya pengelolaan keuangan pemerintah daerah sesuai dengan aturan yang ada. Dalam pengelolaan keuangan ini, kata Tatu, Pemkab Serang juga sudah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian 12 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sementara dalam pengelolaan aset, kata Tatu, Pemkab Serang harus berupaya maksimal karena menjadi pemerintah daerah yang telah melakukan pemekaran dua daerah. Yakni Kota Serang dan Kota Cilegon. Bukan hanya itu, sejumlah aset juga masih bersinggungan dengan provinsi karena Kabupaten Serang merupakan daerah tertua di Provinsi Banten.

“Tentu tantangannya semakin besar, sebab sebagai daerah induk, kami harus mampu menertibkan aset. Namun kami yakin, dengan kebersamaan antar daerah, penyelesaikan aset mampu berjalan dengan baik. Intinya, kita sama-sama berorientasi terhadap pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, kegiatan pemerintahan baik yang bersifat pembangunan maupun kemasyarakatan, bertumpu pada pengelolaan keuangan dan aset. Ia berharap, pengelolaan yang baik dapat menyelesaikan permasalahan pembangunan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. “Karena kita ingin mendedikasikan itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti, penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah kabupaten/Kota yang telah bersinergi dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah. “Terdapat sembilan indikator penilaian yang dilakukan dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah untuk tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.

Sejumlah penilaian mulai dari kepatuhan terhadap tahapan APBD dan penyampaian laporan keuangan, penyusunan regulasi, progres peningkatan penggunaan produk dalam negeri, transparansi keuangan, digitalisasi, progress penggunaan kartu kredit daerah, universal health coverage (UHC), penilaian MCP KPK, hingga realisasi dan laporan bantuan keuangan.

Selain itu, Rina menuturkan pada tahun 2023 ini, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi pada bidang pengelolaan keuangan dan aset daerah bersama pemerintah kabupaten/kota. “Sesuai dengan amanat pemerintah pusat, Gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat di daerah memberikan pembinaan dan pengawasan minimal tiga kali dalam satu tahun. Dan hal itu telah kita lakukan,” ujarnya.

Berikut urutan penilaian Pemerintah Kabupaten Tangerang predikat sangat baik (81,80), Pemerintah Kota Tangerang predikat sangat baik (81,57), Pemerintah Kota Tangerang Selatan predikat sangat baik (80,33), Pemerintah Kabupaten Serang predikat baik (74,47), Pemerintah Kabupaten Lebak predikat baik (62,15), Pemerintah Kota Cilegon predikat baik (60,60), Pemerintah Kota Serang predikat baik (60,47) dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang predikat baik (60,17). Piala Bergilir Gubernur Banten dalam Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah pada tahun 2023 diraih Pemerintah Kabupaten Tangerang.(*)

Berita Terkait

Sinergi Banten dan KPK: Gubernur Andra Soni Dorong Budaya Antikorupsi di Lingkungan Penyelenggara Negara
Perkuat Penanganan Kekerasan Anak: Pemprov Banten Pakai Sistem Pemantauan Real-Time
Wujudkan Pembangunan Akuntabel: Pemprov Banten dan Kejati Perkuat Pengawalan Hukum Proyek Strategis
Uji Kepatuhan Layanan Publik: Ombudsman Banten Sambangi Rutan Kelas IIB Serang
Gelorakan Semangat Asah Otak di Banten: Wagub Dimyati Sambut Peserta Kejurnas Catur 2026
Wujudkan Hunian Terjangkau bagi Warga: Gubernur Andra Soni Sinergikan Pemprov Banten dan REI
Perkuat Peran Perempuan dan Kelompok Rentan: Pemprov Banten Dorong Pengarusutamaan Gender
Wujudkan Hijau dan Mandiri Pangan: Tinawati Dorong Optimalisasi Program Aku Hatinya PKK

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Sinergi Banten dan KPK: Gubernur Andra Soni Dorong Budaya Antikorupsi di Lingkungan Penyelenggara Negara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Perkuat Penanganan Kekerasan Anak: Pemprov Banten Pakai Sistem Pemantauan Real-Time

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Wujudkan Pembangunan Akuntabel: Pemprov Banten dan Kejati Perkuat Pengawalan Hukum Proyek Strategis

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Uji Kepatuhan Layanan Publik: Ombudsman Banten Sambangi Rutan Kelas IIB Serang

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Gelorakan Semangat Asah Otak di Banten: Wagub Dimyati Sambut Peserta Kejurnas Catur 2026

Berita Terbaru