Momentum Syawal, Pengajian Pamong Caturtunggal Ajak Kembali ke Fitrah

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal kembali menggelar kegiatan rutin Pengajian Pamong pada Kamis (26/03) di Pendopo Puspadenta mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini dibuka oleh Carik dan diikuti para pamong sebagai bagian dari pembinaan spiritual pasca-Ramadan. “Pengajian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat,” ujar salah satu panitia.

Dalam tausyiahnya, Ustadz Zulkarnain dari Padukuhan Karangmalang mengangkat tema pentingnya rasa syukur dan kepemimpinan yang adil.
Ia menegaskan bahwa syukur adalah kunci kebahagiaan hidup. “Allah SWT telah menjanjikan akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur, sebagaimana tertuang dalam QS Ibrahim ayat 7,” jelasnya di hadapan peserta.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya keadilan dalam kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat.
‎“Keadilan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Pemimpin yang adil akan mendapatkan keistimewaan di hadapan Allah SWT,” tegas Ustadz Zulkarnain.

Materi pengajian juga menyinggung pentingnya berbagi melalui sedekah sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa sedekah tidak hanya membantu sesama, tetapi juga membuka pintu keberkahan. ‎“Sedekah adalah jalan datangnya rezeki dan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Memasuki bulan Syawal, Ustadz Zulkarnain mengajak seluruh pamong untuk kembali ke fitrah dan menjaga nilai-nilai kebaikan pasca-Ramadan. “Syawalan jangan sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum saling memaafkan dan memperbaiki hubungan,” tegasnya. ‎”Dengan kembali ke fitrah, kita diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya, sebelum kegiatan ditutup dengan doa bersama. (Andriyani)

Berita Terkait

Kematian Satwa Dilindungi, Geopix Tekankan Pentingnya Evaluasi Pengelolaan Konservasi
Momen Idulfitri: Wakil Rakyat & Warga Bersatu Jaga Visi
Libur Lebaran Belum Usai, Kepadatan Malioboro Masih Terjadi
Pemerintah Lepas Arus Balik Mudik Gratis di Terminal Giwangan, Ratusan Peserta Menuju Jabodetabek
Pemerintah Kota Yogyakarta Perkuat Semangat Gotong Royong ASN dalam Halal Bihalal di Balaikota
KAI Pastikan Penumpang Selamat, Insiden Temperan Terjadi di Petak Maguwo–Brambanan
Halal Bihalal Kapanewon Gamping Jadi Momentum Penguatan Kolaborasi dan Komunikasi Publik
Komunitas Pria Bersurjan Konsisten Bantu Warga Kurang Terawat di Bantul

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:12 WIB

Kematian Satwa Dilindungi, Geopix Tekankan Pentingnya Evaluasi Pengelolaan Konservasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:49 WIB

Momentum Syawal, Pengajian Pamong Caturtunggal Ajak Kembali ke Fitrah

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:31 WIB

Momen Idulfitri: Wakil Rakyat & Warga Bersatu Jaga Visi

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:53 WIB

Libur Lebaran Belum Usai, Kepadatan Malioboro Masih Terjadi

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:33 WIB

Pemerintah Lepas Arus Balik Mudik Gratis di Terminal Giwangan, Ratusan Peserta Menuju Jabodetabek

Berita Terbaru