Menteri Kebudayaan Minta Kepala Daerah Perkuat Peran Budaya dalam Pembangunan

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sumedang – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan bahwa pemerintah berkomitmen menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan. Untuk itulah pemerintah membentuk Kementerian Kebudayaan.

“Jadi saya ingin mengutip pertama adalah bahwa sebenarnya soal memajukan kebudayaan nasional itu sudah ada perintah konstitusi ya,” ujar Fadli saat menjadi pembicara pada Retret Kepala Daerah Gelombang II di Balairung Rudini, Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (24/6/2025).

Ia menjelaskan, nilai-nilai kebudayaan berguna sebagai fondasi moral dan spiritual dalam mewujudkan Asta Cita Presiden. Menurutnya, segala kemajuan ekonomi dan teknologi akan kehilangan arah dan makna tanpa kebudayaan yang mengakar. Untuk itu, Fadli berpesan kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk memperkuat kepemimpinan berbasis nilai-nilai budaya.

Ia menekankan, tugas dalam memajukan kebudayaan bukan hanya milik pemerintah pusat, melainkan juga pemerintah daerah. Selain itu, peran sektor swasta juga diperlukan agar program-program berbasis budaya memiliki keunggulan dari sisi ekonomi. Ia mencontohkan salah satu daerah yang mampu mengoptimalkan peran budaya hingga dikenal oleh mancanegara.

“Baru beberapa hari yang lalu saya diundang oleh Gubernur Bali Pak Wayan Koster untuk membuka Pesta Kesenian Bali. Dari Pesta Kesenian Bali saja kita bisa lihat keberagaman di setiap kabupaten/kotanya, bahkan di setiap daerah-daerah terkecilnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan, kebudayaan dapat berperan sebagai soft power negara Indonesia. Melalui kekuatan tersebut, Indonesia dapat mengembangkan pengaruhnya dari sisi budaya. Fadli berpesan agar para kepala daerah dan wakil kepala daerah memberikan perhatian serius pada bidang tersebut. Dengan demikian, selain dapat menjadi wahana edukasi bagi masyarakat, kebudayaan juga diharapkan mampu menjadi sumber peningkatan perekonomian di daerah.

Ia mencontohkan pendapatan perekonomian yang cukup menjanjikan dari sektor budaya, yakni ekonomi kreatif. Hal ini tercermin dari suksesnya sejumlah film lokal yang diminati masyarakat.

“Jadi ekosistem ini sudah hidup dan ini adalah media promosi yang sangat baik bagi daerah, bagi budaya lokal karena film itu adalah salah satu platform yang paling lengkap untuk kesenian,” tandasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah
Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 17:02 WIB

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Berita Terbaru