Menteri Ekraf Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Korea Selatan untuk Perkuat Industri Kreatif

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta, 11 Juni 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu. Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama ekonomi kreatif Indonesia dan Korea Selatan, termasuk pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee serta penyusunan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) baru di bidang ekonomi kreatif.

“Indonesia dan Republik Korea memiliki semangat yang sama dalam menjadikan ekonomi kreatif sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Keberhasilan Korea Selatan melalui gelombang budaya Korea atau Hallyu menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang kolaborasi yang semakin luas. Dengan semakin kuatnya kemitraan strategis kedua negara, kami melihat peluang besar untuk mendorong co-production, pertukaran talenta, pengembangan gim digital, serta berbagai kerja sama berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan,” ujar Menteri Ekraf.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung pada 31 Maret 2026 yang meningkatkan status hubungan kedua negara menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership. Peningkatan kemitraan tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk di sektor ekonomi kreatif.

Sebagai implementasinya, Kementerian Ekraf tengah menyusun nota kesepahaman (MoU) baru yang akan menjadi payung kerja sama ekonomi kreatif Indonesia dan Korea Selatan, sekaligus mengakomodasi berbagai peluang kolaborasi lintas subsektor di masa mendatang.

MoU tersebut juga akan menjadi dasar pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee yang akan dipimpin bersama oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan Minister of Culture, Sports and Tourism Republik Korea.

“Kami sedang mempercepat penyusunan MoU baru yang akan menjadi fondasi penguatan kerja sama ekonomi kreatif Indonesia dan Korea Selatan. Melalui pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee, kami berharap berbagai peluang kolaborasi dapat segera diterjemahkan menjadi program-program konkret yang memberikan manfaat bagi pelaku industri kreatif kedua negara,” ujar Menteri Ekraf.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Ekraf juga mengundang Pemerintah Republik Korea beserta para pelaku industri kreatifnya untuk berpartisipasi dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Oktober mendatang. Sebagai konferensi ekonomi kreatif terbesar di dunia yang digagas Indonesia, WCCE diharapkan menjadi ruang bagi kedua negara untuk memperluas jejaring, memperkuat kolaborasi, dan membuka peluang kemitraan baru di sektor ekonomi kreatif.

Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soon-gu, menyambut baik upaya penguatan kerja sama ekonomi kreatif antara Indonesia dan Korea Selatan. Menurutnya, kedua negara memiliki peluang besar untuk memperluas kolaborasi melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi pelaku industri kreatif.

“Kami melihat banyak peluang kerja sama dengan Indonesia, mulai dari film, pengembangan konten, pelatihan talenta dan tenaga ahli, hingga pertemuan bisnis secara berkala. Kami siap memperkuat kolaborasi agar kemitraan kedua negara dapat menghasilkan manfaat nyata bagi industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan,” ujar Yoon Soon-gu.

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

FST UWM Genjot Kapasitas Dosen demi Tingkatkan Reputasi Akademik Global
DKPP Didorong Tingkatkan Standar Integritas demi Pemilu Berkualitas
Transformasi Tata Kelola Jadi Fokus, Wamendagri Minta RS Daerah Tingkatkan Kinerja
Tak Ingin Lambat, Satgas PRR Dorong K/L Segera Jalankan Program Pemulihan
Soroti Sinergi Eksekutif dan Legislatif, Wamendagri Ingatkan Fungsi Vital Sekretariat DPRD
Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat untuk Agenda Pembangunan Nasional
Efisiensi Tanpa Mengurangi Manfaat, Kementrans Utamakan Program untuk Rakyat
Negara Perkuat Dukungan pada Pesantren sebagai Bagian dari Sistem Pendidikan Nasional 

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:34 WIB

FST UWM Genjot Kapasitas Dosen demi Tingkatkan Reputasi Akademik Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:17 WIB

DKPP Didorong Tingkatkan Standar Integritas demi Pemilu Berkualitas

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:09 WIB

Transformasi Tata Kelola Jadi Fokus, Wamendagri Minta RS Daerah Tingkatkan Kinerja

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:03 WIB

Tak Ingin Lambat, Satgas PRR Dorong K/L Segera Jalankan Program Pemulihan

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:59 WIB

Soroti Sinergi Eksekutif dan Legislatif, Wamendagri Ingatkan Fungsi Vital Sekretariat DPRD

Berita Terbaru