Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Pentingnya Keamanan Transportasi Selama Nataru

Jumat, 22 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Pemerintah tengah berfokus pada keselamatan transportasi dan peningkatan kewaspadaan di daerah rawan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) lebih proaktif dalam mendata dan menginventarisasi kegiatan masyarakat selama Nataru.

Mendagri menekankan, setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan perlu diatur dengan baik dan terkoordinasi. Langkah ini penting agar dapat meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan maupun kenyamanan semua pihak.

“Kita meminta dari daerah-daerah untuk persiapan masing-masing,” katanya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri Persiapan Libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Jakarta, Jumat (22/11/2024).

Moda transportasi yang menjadi perhatian Mendagri salah satunya adalah moda transportasi laut. Dia mengingatkan pentingnya kewajiban pengelola kapal untuk menyediakan pelampung keselamatan (life vest) demi mengurangi risiko korban jiwa akibat kecelakaan. Pihaknya juga akan menyiapkan Surat Edaran (SE) berkaitan dengan hal tersebut.

“Kami juga akan memberikan Surat Edaran, Bapak Menteri Perhubungan dan jajaran polisi dan TNI yang ada unsur laut dan perairannya untuk mengingatkan para syahbandar untuk wajib pengelola kapal, transportasi kapal, termasuk kapal rakyat, itu menyiapkan life vest, pelampung. Rata-rata yang selamat adalah menggunakan pelampung,” ujarnya.

Selain itu, Mendagri juga menyoroti kebijakan maskapai penerbangan yang menaikkan harga tiket hingga batas tertinggi saat puncak musim liburan. Menurutnya, hal tersebut berpotensi memicu keluhan publik serta mendorong inflasi. Karena itu, pihaknya meminta Kementerian Perhubungan untuk memastikan agar harga tiket tetap terkendali.

“Terutama rute-rute ke daerah-daerah tempat liburan dan masyarakat yang akan pulang kampung untuk ber-Natal di daerah yang mayoritas umat Kristiani,” ucapnya.

Mendagri juga mengingatkan pentingnya pengelolaan kerumunan di berbagai tempat yang dipenuhi oleh kegiatan masyarakat. Terutama di daerah wisata seperti Bali dan pantai-pantai dengan risiko tinggi. Koordinasi dengan pihak kepolisian dan Pemda dinilai krusial untuk menghindari tragedi seperti peristiwa penumpukan massa di Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada tahun 2022 lalu.

“Terutama yang [kegiatan] massal. Massal ini harus diidentifikasi betul oleh semua daerah, dan kemudian betul-betul diatur flow-nya. Ini kita tahu nanti di Ancol itu biasanya 300 ribuan, tapi sudah terbiasa. Template-nya di kepolisian sudah paham. Tapi beberapa daerah, mungkin akan terjadi penumpukan-penumpukan,” ungkapnya.

Dalam rangka mengantisipasi potensi kerawanan, Mendagri mendorong kepala daerah menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mengidentifikasi dan memitigasi masalah khas yang terjadi di wilayah masing-masing. Selain itu, persiapan bahan pangan selama Nataru juga dipastikan tetap terkendali, sehingga tidak terjadi kelangkaan maupun kenaikan harga yang signifikan. Pendekatan yang komprehensif tersebut diharapkan dapat memastikan keselamatan, kelancaran transportasi, dan kenyamanan masyarakat selama Nataru.

“Mereka melaksanakan rapat mengidentifikasi kerawanan khas daerah masing-masing dan setelah itu nanti kita akan monitor mana daerah yang melaksanakan mana yang tidak,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Sekjen Kemendagri Minta Bulog dan Pemda Perluas Gerakan Pangan Murah Sambut Kemerdekaan
Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Bima Arya Dorong Kolaborasi Antardaerah
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Kepemimpinan dan Pembangunan
Kasus Refill Gas Portable Masuk Sidang Praperadilan, Permohonan Dibacakan di PN Jakarta Utara
Kasatgas Tito Percepat Anggaran Rehab-Rekon, Pemulihan Pascabencana Sumatera Jadi Prioritas
Mendagri Tekankan ASN Harus Adaptif dan Responsif Layani Masyarakat
1.404 Mahasiswa IPDN Diwisuda, Mendagri Dorong Lulusan Jadi Penggerak Pemerintahan
Garuda Finishers Diluncurkan, Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Komunitas Gerakkan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Bulog dan Pemda Perluas Gerakan Pangan Murah Sambut Kemerdekaan

Senin, 27 Juli 2026 - 17:03 WIB

Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan, Bima Arya Dorong Kolaborasi Antardaerah

Senin, 27 Juli 2026 - 15:24 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Perempuan Ambil Peran Strategis dalam Kepemimpinan dan Pembangunan

Senin, 27 Juli 2026 - 13:29 WIB

Kasus Refill Gas Portable Masuk Sidang Praperadilan, Permohonan Dibacakan di PN Jakarta Utara

Senin, 27 Juli 2026 - 12:25 WIB

Kasatgas Tito Percepat Anggaran Rehab-Rekon, Pemulihan Pascabencana Sumatera Jadi Prioritas

Berita Terbaru