Mendagri Tito Dorong Pemda Wujudkan Kota Bersih dan Tertata

Jumat, 4 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Balikpapan – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak pemerintah daerah (Pemda) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong terciptanya lingkungan perkotaan yang bersih dan tertata, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Beliau (Presiden) ingin agar kita, semua program, pusat dan daerah, untuk membuat kota menjadi bersih. Artinya pengurangan sampah, baik dari hulu, semenjak di rumah tangga, maupun di hilir,” ujar Mendagri dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan di Hotel Platinum, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Kamis (3/9/2026) malam.

Mendagri mengatakan, persoalan sampah perlu ditangani secara menyeluruh, mulai dari sumber hingga pengelolaannya di hilir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah mengolah sampah menjadi energi.

Selain itu, Presiden mendorong penanganan sampah melalui konsep 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle. Upaya tersebut juga dapat diperkuat melalui kegiatan korve atau kerja bakti secara gotong royong yang selama ini telah dilakukan oleh sejumlah instansi.

Mendagri menilai Pemda memiliki kewenangan sekaligus peran strategis untuk memastikan gerakan tersebut memberikan dampak nyata. Menurutnya, keterlibatan seluruh jajaran pemerintah daerah secara rutin dapat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih.

“Kalau semua kepala daerah, seluruh gubernur-gubernur, bupati, wali kota semua membuat kebijakan yang sama, BUMN semua membuat kebijakan yang sama, bersihlah sebagian,” ujarnya.

Tak hanya persoalan sampah, Mendagri menyampaikan bahwa Presiden Prabowo juga memberikan perhatian terhadap kerapian tata kota, termasuk penataan media promosi di ruang publik. Presiden, kata Mendagri, meminta pemasangan spanduk dan baliho dilakukan secara lebih tertib dengan tetap memperhatikan estetika.

Menurutnya, penataan tersebut dapat mengacu pada praktik di negara-negara maju, antara lain dengan memanfaatkan videotron sebagai media promosi sehingga tata ruang kota tetap terlihat rapi dan indah.

Perhatian terhadap kebersihan dan lingkungan tersebut turut tercermin dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II yang memasukkan kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Mendagri berharap kategori tersebut dapat mendorong Pemda terus memperkuat kualitas pengelolaan sampah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Tadi saya barusan diskusi dengan Ibu Wini (Kepala BPS) … beliau meminta dimasukkan satu lagi [kategori penilaian] yaitu masalah pertumbuhan ekonomi. Karena pertumbuhan ekonomi daerah juga perlu dan semua pemerintah daerah paham cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Biar nanti sama-sama belajar,” tandasnya. (gla)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Momentum HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Wamendagri Ajak Kolaborasi Lintas Sektor Pacu Ekonomi Kreatif
Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun
Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT
KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat
Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan
Antisipasi Karhutla di Kaltim, Wamendagri Wiyagus Minta Seluruh Unsur Forkopimda Satukan Langkah
Layanan Kesehatan Sumatera Bangkit! Kasatgas Tito Ungkap Progres Pesat Rehabilitasi Faskes
Mendagri Pasang Badan: Aturan Daerah Harus Bawa Manfaat Nyata, Bukan Sekadar Formalitas!

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Momentum HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Wamendagri Ajak Kolaborasi Lintas Sektor Pacu Ekonomi Kreatif

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Kemenag Bidik Potensi Dana Sosial Syariah Rp1.200 Triliun per Tahun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Digitalisasi Perlinsos Jadi Kunci, Mendagri Peringatkan Pemda Soal Integrasi Data IT

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

KDKMP Harus Tangguh! Bima Arya Minta Kolaborasi Tiga Serangkai Desa dan BUMN Diperkuat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Bebaskan Daerah 3T dari Kegelapan, Kemendagri Pacu Pemanfaatan Energi Bersih Terbarukan

Berita Terbaru