Latihan Perdana Timnas di Jakarta: Diks Gabung, Paes Menyusul

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Bus putih besar berhenti tepat di depan Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno, Senin (2/6/2025) petang. Jarum jam menunjukkan pukul 18.05 WIB. Satu per satu pemain Timnas Indonesia keluar dari kendaraan, menyapa beberapa staf yang sudah lebih dulu hadir. Di antara yang disalami, tampak Simon Tahamata—Kepala Pemandu Bakat PSSI—berdiri di tepi lapangan bersama Indra Sjafri, mantan pelatih Timnas U-20.

Itulah momen awal latihan perdana Timnas Indonesia di Jakarta setelah sebelumnya menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali sejak 26 Mei lalu. Latihan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi skuad untuk dua laga terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Zona Asia.

Dari 30 nama yang dipanggil pelatih Shin Tae-yong, sudah 29 pemain yang bergabung. Kevin Diks, pemain bertahan kelahiran Belanda, menjadi tambahan terakhir yang hadir di Jakarta. Hanya Maarten Paes, penjaga gawang FC Dallas, yang belum bergabung.

Manajer Timnas Indonesia, Komisaris Besar Polisi Sumardji, memastikan semua pemain dalam kondisi prima. “Alhamdulillah tidak ada yang cedera. Latihan keras di Bali kemarin bisa dilalui pemain dengan semangat tinggi,” ujar Sumardji kepada wartawan.

Latihan kali ini menjadi awal persiapan untuk dua pertandingan krusial. Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama GBK pada Kamis (5/6/ 2025), pukul 20.45 WIB. Setelah itu, mereka bertolak ke Jepang untuk menghadapi tim kuat Asia tersebut pada 10 Juni 2025 pukul 17.35 WIB.

Indonesia kini berada di posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan 9 poin, unggul tiga poin atas China dan Bahrain. Di atas Indonesia, ada Arab Saudi (10 poin), Australia (13 poin), dan Jepang yang kokoh di puncak klasemen dengan 20 poin.

Dengan dua pertandingan tersisa, Tim Garuda setidaknya harus menekuk China untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya. Laga melawan Jepang, sementara itu, lebih banyak dipandang sebagai ujian mental dan kualitas.

Catatan redaksi, keberadaan pemain naturalisasi seperti Diks dan Paes menunjukkan strategi jangka panjang PSSI dalam memperkuat skuad Garuda dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora. Apakah formula ini akan cukup untuk menembus putaran keempat kualifikasi, akan terjawab dalam sepekan ke depan. (ihd)

Berita Terkait

Mahasiswa UGM Edukasi Warga Pokoh Kidul Wonogiri Waspada Penipuan Digital
Harga Cabai Rawit Melonjak, Tembus Rp67.350 per Kilogram
Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat
FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional
Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat
Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, AMPHIBI Gelar Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur
Puluhan Pelajar Wonosobo Ikuti Pembinaan Paskibra, Siap Jadi Teladan Generasi Muda
Konferensi Sungai Trawas Tuai Sorotan, Sejumlah Pihak Persoalkan Aspek Prosedural

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:51 WIB

Mahasiswa UGM Edukasi Warga Pokoh Kidul Wonogiri Waspada Penipuan Digital

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Harga Cabai Rawit Melonjak, Tembus Rp67.350 per Kilogram

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat

Berita Terbaru

Nasional

Capaian Kinerja hingga September 2026 Dipaparkan Mendagri

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:12 WIB