Kustomfest 2026 Kembali Hadir di Yogyakarta pada 10–11 Oktober

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Gelaran kustom kultur terbesar di Indonesia, Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2026, kembali hadir di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada (10/10/26 – 11/10/26).

Memasuki penyelenggaraan ke-15, Kustomfest tahun ini mengusung tema “High Octane” sebagai simbol semangat bagi para pelaku kustom untuk terus berakselerasi di tengah kondisi ekonomi yang menantang sekaligus menghadapi persaingan produk kustom produksi massal dari luar negeri.

Founder Kustomfest, Lulut Wahyudi, mengatakan pelaku kustom yang mayoritas merupakan UMKM dan industri rumahan menghadapi tantangan serius. Produk handmade seperti knalpot, spakbor, dan aksesori kendaraan kini harus bersaing dengan produk dari industri besar, termasuk dari China yang mulai melirik pasar kustom.

“UMKM di dunia kustom, kalau bahasa kerennya mungkin industri kreatif otomotif. Industri yang tidak tersentuh oleh pemerintah. Kalau yang lain diperhatikan, kalau yang ini belum,” ujar Lulut saat konferensi pers Kustomfest 2026 di Sender (Emma’s Personal Space), Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan perhatian dan solusi konkret agar pelaku industri kustom lokal tetap mampu bertahan dan berkembang.

“Kita harus berpikir mencarikan mereka jalan keluar. Salah satunya dengan hadir ke Kustomfest, saling ngobrol, saling bertukar pikiran. Semoga akan ada solusi-solusi yang konkret,” katanya.

Lulut berharap Kustomfest tidak hanya menjadi ajang pertemuan komunitas dan pelaku otomotif, tetapi juga ruang untuk memperkuat ekosistem industri kustom nasional.

Selain persoalan industri, Kustomfest 2026 turut membawa semangat regenerasi dengan melibatkan generasi muda.

Co-founder Sender atau Personal Space Group, Gebby Ragil, mengaku telah mengikuti Kustomfest sejak 2012, ketika dirinya masih duduk di bangku SMA. Menurutnya, perjalanan 15 tahun Kustomfest telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan pop culture di Yogyakarta.

Gebby menilai Kustomfest dapat menjadi ruang pertemuan lintas generasi, khususnya antara generasi yang lebih senior dengan Gen Z.

“Harapannya kita bisa bertukar generasi, membangun narasi bersama antara generasi boomer, milenial, maupun generasi Z,” ujar Gebby.

Ia berharap keterlibatan generasi muda dapat membuat Kustomfest terus berkembang dan menghadirkan warna baru bagi Yogyakarta.

Semangat tersebut juga dirasakan Founder Troopers Custom, Oki Nandiwardana, yang mulai terlibat dalam Kustomfest sejak 2015.

Menurut Oki, keterlibatan Troopers Custom dalam Kustomfest menjadi bagian dari perjalanan pengembangan produknya. Salah satu pencapaian penting adalah keberhasilan memperoleh sertifikasi SNI untuk produk helm pada 2020.

“Sering kita ngobrol juga, ‘Ayo kamu harus SNI.’ Terus akhirnya kita lolos SNI dengan segala prosedurnya. Bikin bangga sih,” kata Oki.

Dalam Kustomfest 2026, Troopers Custom kembali menghadirkan karya baru berupa helm berukuran besar yang menjadi bagian dari eksplorasi kreativitas dan kolaborasi dalam ekosistem kustom.

Seniman Decky Leos, yang pernah terlibat dalam pembuatan poster Kustomfest sejak 2015 hingga 2023, melihat perjalanan Kustomfest sebagai sebuah proses panjang yang mempertemukan berbagai latar belakang.

Ia mengibaratkan perjalanan 15 tahun Kustomfest seperti sebuah iring-iringan atau kirab yang terus bertambah setiap tahunnya.

“Semua orang dengan berbagai latar belakang, seperti Oki produsen helm dan saya seorang perupa. Tapi kita jadi satu di sana karena satu passion. Custom culture yang mengikat kita di sini,” ujar Decky.

Melalui tema “High Octane”, Kustomfest 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan 15 tahun perjalanan kustom kultur, tetapi juga momentum memperkuat industri kreatif otomotif lokal, membuka ruang kolaborasi lintas generasi, serta menjaga keberlangsungan karya dan produk kustom Indonesia. (Aga)

Berita Terkait

Dukung Green Campus, UMY Kampanyekan Transportasi Rendah Emisi lewat PIKBIKE PITAKOM 2026
INNSiDE by Meliá Yogyakarta Tawarkan Paket Wedding Mulai Rp9 Jutaan, Hadirkan Rooftop dengan Panorama Merapi
Mahasiswa HI UMY Lolos AIYEP 2026, Siapkan Pengalaman Internasional untuk Karier Masa Depan
Baterai Bekas Mobil Listrik Jadi Tantangan Baru, Pakar UMY Dorong Daur Ulang dan Second Life
Pakar Teknik Elektro UMY: Robot Humanoid Tak Langsung Gantikan Manusia, tetapi Ubah Komposisi Pekerjaan
Kustomfest 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi Industri Kreatif dan Pemkot Yogyakarta
WJNC ke-10 Sukses Semarakkan Malam Yogyakarta
Jelang HUT ke-270, Gelaran Nuswantoro Semarakkan Plaza Malioboro

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Dukung Green Campus, UMY Kampanyekan Transportasi Rendah Emisi lewat PIKBIKE PITAKOM 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

INNSiDE by Meliá Yogyakarta Tawarkan Paket Wedding Mulai Rp9 Jutaan, Hadirkan Rooftop dengan Panorama Merapi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:54 WIB

Mahasiswa HI UMY Lolos AIYEP 2026, Siapkan Pengalaman Internasional untuk Karier Masa Depan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Baterai Bekas Mobil Listrik Jadi Tantangan Baru, Pakar UMY Dorong Daur Ulang dan Second Life

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pakar Teknik Elektro UMY: Robot Humanoid Tak Langsung Gantikan Manusia, tetapi Ubah Komposisi Pekerjaan

Berita Terbaru