Kunjungan Kerja Kementerian KPK, Memastikan Program Penanganan Stunting di Banten Berjalan Efektif

Rabu, 30 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Lebak – Penjabat (Pj) Sekda Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara mendampingi Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (KPK)/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Wihaji Kunjungan Kerja ke Desa Pasar Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu (30/10/2024).

Kunjungan yang diikuti oleh Wakil Menteri Isyana Bagoes Oka bersama jajaran pejabat utama di Kementerian itu dalam rangka langkah nyata penurunan stunting.

Usman mengungkapkan, dalam rangka penanganan stunting, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemprov Banten telah melaksanakan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di seluruh Kabupaten/Kota yang telah dilaksanakan pada tanggal 1 s.d 30 Juni 2024.

“Seperti deteksi dini dan edukasi masalah gizi kepada seluruh sasaran Balita dengan meningkatkan kunjungan posyandu pemeriksaan kesehatan dan edukasi kepada seluruh sasaran calon pengantin dan ibu hamil,” katanya.

Selain itu, kita juga mempersiapkan alat antropometri terstandar dan kader Posyandu terampil dalam pengukuran antropometri terstandar intervensi pada Ibu hamil dan balita yang bermasalah gizi.

Dikatakan Usman, berbagai upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah Provinsi Banten dalam menurunkan jumlah penderita stunting dengan capaian yang diraih seperti persentase anak usia 6-23 bulan yang mendapat Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) pada tahun 2023 di Provinsi Banten mencapai 93,8 persen dengan target nasional 70 persen.

“Kemudian persentase Ibu hamil yang mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) minimal 90 tablet selama masa kehamilan juga terjadi peningkatan, pada tahun 2022 sebesar 90 persen, tahun 2023 sebesar 92,3 persen. Jauh dari angka target nasional 70 persen,” ucapnya.

“Angka persentase anak berusia di bawah lima tahun (balita) gizi kurang yang mendapat tambahan asupan gizi terjadi penurunan, dimana pada tahun 2022 sebesar 93,8 persen, sedangkan tahun 2023 sebesar 76,1 persen dengan target nasional 85 persen,” jelasnya.

Selain fokus pada bayi dan balita, kata Usman, beberapa kegiatan pun dilakukan dengan hasil persentase ibu hamil Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi terjadi penurunan pada dua tahun terakhir dimana tahun 2022 sebesar 95,1 persen dan 2023 sebesar 77,3 persen dari target nasional 87 persen.

“Alhamdulillah atas kerja sama seluruh pihak, stunting di Provinsi Banten berdasarkan aplikasi e-PPGBM terus terjadi penurunan,” pungkasnya.

Sementara itu Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Wihaji mengatakan, kegiatan kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan program Bangga Kencana dan program Percepatan Penurunan Stunting (PPS) berjalan efektif sampai tingkat daerah.

Apalagi hal itu merupakan komitmen kuat pemerintah dalam mengatasi prevalensi stunting dengan mengoptimalkan sinergi lintas sektor yang terfokus pada peningkatan kesehatan Ibu dan anak serta peran strategis masyarakat setempat.

“Kita lihat progres yang dilakukan oleh Pemkab Lebak ini sudah luar biasa. Kita berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan untuk mendukung generasi masa depan Indonesia,” katanya.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Wadah Wadah Bakat Voli Banten: Gubernur Andra Soni Dorong Volley Wars Jadi Agenda Rutin Tahunan
Polda Banten Terapkan Pendekatan Humanis dan Ketegasan di Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026
Sinergi Budaya dan Komunitas: Wagub Banten Dimyati Natakusumah Buka Ajang Kontes Ayam Pelung
Banten Berkelanjutan: Gubernur Andra Soni Tegaskan Penjagaan Hutan Lindung dan Hak Masyarakat Adat
Padukan Olahraga dan Kebersamaan: Gubernur Andra Soni Apresiasi Antusiasme Warga di Jawara Run 2026
Dorong Ketahanan Ekonomi Daerah: Gubernur Banten Sebut Angka 1,2 Juta Investor Sebagai Tren Positif
Dampak Positif Piala Gubernur Banten: Semangat Olahraga Hidupkan Industri UMKM Masyarakat
Transformasi Pesantren: Wagub Banten Dorong Lembaga Keagamaan Jadi Pusat Literasi dan Ketahanan Moral

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Wadah Wadah Bakat Voli Banten: Gubernur Andra Soni Dorong Volley Wars Jadi Agenda Rutin Tahunan

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Polda Banten Terapkan Pendekatan Humanis dan Ketegasan di Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Sinergi Budaya dan Komunitas: Wagub Banten Dimyati Natakusumah Buka Ajang Kontes Ayam Pelung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Banten Berkelanjutan: Gubernur Andra Soni Tegaskan Penjagaan Hutan Lindung dan Hak Masyarakat Adat

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Padukan Olahraga dan Kebersamaan: Gubernur Andra Soni Apresiasi Antusiasme Warga di Jawara Run 2026

Berita Terbaru