JENDELANUSANTARA.COM, Medan – Komunitas Siaga Bencana (KOGANA) Sumatera Utara menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik Medan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam pengembangan inovasi teknologi untuk mitigasi dan penanggulangan bencana.
Kegiatan yang berlangsung Jumat pukul 10.00 WIB di Ruang Kejuruan Teknik Elektro Politeknik Medan tersebut dihadiri Kepala Kejuruan, Suprianto, S.T., M.T., bersama sejumlah Kepala Program Studi. Dari KOGANA hadir H. Irwan Supadli, S.T., M.Kes., unsur Pembina Budi Dharma SH, Benny Yudi Purnama , serta jajaran Direksi yang dipimpin Direktur Eksekutif Dr. Ir. Herri Trisna Frianto, S.T., M.T.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Suprianto bersama Direktur Politeknik Medan, Dr. Ir. Idham Kamil, S.T., M.T.
Benny Yudi Purnama selaku Founder dan Pembina KOGANA menegaskan bahwa kolaborasi akademisi dan komunitas kebencanaan sangat penting untuk melahirkan teknologi aplikatif, seperti Early Warning System (EWS), pemantauan lingkungan, pemetaan wilayah rawan bencana, komunikasi darurat, serta teknologi berbasis Internet of Things (IoT).
Inovasi perguruan tinggi tidak boleh berhenti di laboratorium, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, ditegaskan oleh Budi Dharma SH
Kerja sama ini diharapkan menjadi implementasi konkret konsep Pentahelix melalui sinergi pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan bencana di Sumatera Utara.
KOGANA SUMUT – RESEARCH FOR ACTION
Bersinergi, Berinovasi, dan Bergerak untuk Kemanusiaan.(*)












