Ketua Yayasan Irna Narulita Resmikan Irna Center Indonesia sebagai Lembaga Pendamping Perempuan dan Anak Rentan

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Lebak – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyambut positif peluncuran Irna Center Indonesia yang digelar pada Minggu (16/11/2025) di Aula Serbaguna ‘S’ Rizki, Curug Sawer, Pandeglang. Lembaga tersebut hadir untuk pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan peningkatan kapasitas masyarakat.

“Irna Center membantu masyarakat yang membutuhkan dan menjadi mitra pemerintah dalam penanganan persoalan sosial,” ujarnya.

Wagub menilai pentingnya jejaring antar lembaga agar program tepat sasaran. Dimyati menyebut kerja sama dengan BUMN, BUMD, pengusaha, dan lembaga sosial diperlukan agar program dan kegiatan tepat guna serta berjalan efektif dan efisien. Kehadiran Irna Center diharapkan juga dapat menekan kesenjangan sosial.

Sementara, Ketua Yayasan Irna Center Indonesia Irna Narulita menyampaikan, lembaga ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi perempuan dan anak yang rentan. Lembaga ini telah menjalankan berbagai kegiatan secara swadaya, mulai dari pelatihan, bantuan pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi mikro.

“Masih banyak anak yang belum mendapat ruang aman untuk tumbuh, dan itu yang mendorong kami bergerak. Semua kami lakukan pribadi tanpa dukungan dana eksternal,” ungkapnya.

Lembaga ini juga menyediakan pelatihan keterampilan seperti montir, elektro, menjahit, dan tata rias. Irna menjelaskan bahwa banyak perempuan ingin berusaha namun terkendala permodalan.

“Banyak yang tidak punya akses permodalan, jadi kami bantu dengan modal dua sampai lima juta rupiah,” jelasnya.

Selain bagi perempuan, lembaga ini turut memfasilitasi pelatihan kerja bagi pemuda sebelum menjembatani mereka dengan perusahaan mitra. Dalam isu kekerasan perempuan dan anak, Irna menegaskan komitmen pendampingan. Menurutnya, banyak korban perempuan tidak berani bersuara, sehingga pihaknya bergerak untuk mendengar keluhan masyarakat.

“Kami menggandeng lembaga bantuan hukum dan advokat untuk memastikan korban mendapatkan bantuan hukum serta ruang aman,” jelas Irna.

Meski berbasis di Banten, Irna menegaskan jangkauan lembaga ini berskala nasional. Makanya, ia juga mengajak berbagai pihak terlibat dalam penguatan kapasitas dan pendampingan masyarakat.

“Irna Center bukan hanya untuk Banten, tetapi untuk seluruh penjuru negeri,” tegasnya. (nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Pemprov Banten dan Baznas Perkuat Program Rumah Layak Huni di Pandeglang
TP PKK Banten Perkuat Upaya Penanganan Gizi Balita Kurang Gizi di Cilegon
Wagub Banten Dorong Upaya Stabilisasi Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional
Pemprov Banten Teguhkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
4.631 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Gubernur Banten Tekankan Profesionalisme Aparatur
Dirbinmas Polda Banten Tekankan Pembentukan Karakter Pelajar pada Upacara Serentak Sekolah
Polda Banten Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja melalui Edukasi Sekolah
Gubernur Banten Andra Soni Hadiri Haul KH Mas Abunasyar Surya dan KH Tubagus Ali Mustaya

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 21:52 WIB

Pemprov Banten dan Baznas Perkuat Program Rumah Layak Huni di Pandeglang

Senin, 15 Desember 2025 - 21:30 WIB

TP PKK Banten Perkuat Upaya Penanganan Gizi Balita Kurang Gizi di Cilegon

Senin, 15 Desember 2025 - 21:22 WIB

Wagub Banten Dorong Upaya Stabilisasi Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Senin, 15 Desember 2025 - 19:57 WIB

Pemprov Banten Teguhkan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:06 WIB

4.631 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Gubernur Banten Tekankan Profesionalisme Aparatur

Berita Terbaru