Kesalahpahaman di Jogja Marathon, Panitia dan Danrem Selesaikan Secara Kekeluargaan

Senin, 22 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Jogja – Insiden cekcok yang terjadi di lintasan Mandiri Jogja Marathon 2026 di kawasan Candi Prambanan, Sleman, akhirnya berakhir damai.

Mediasi telah dilakukan dan kedua belah pihak sepakat saling memaafkan setelah terungkap bahwa kesalahpahaman dipicu karena petugas marshal tidak mengenali Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono beserta ajudannya saat bertugas di lokasi.

Dalam video dokumentasi mediasi yang beredar, dijelaskan bahwa Brigjen Yuniar dan ajudannya mengenakan jersey lari resmi dari Bank Mandiri layaknya peserta lain.

Sebelum insiden terjadi, keduanya berlari lebih dahulu untuk mengambil dokumentasi kegiatan. Namun, karena ajudan tidak mengenakan atribut dinas dan petugas marshal juga tidak memakai ID card resmi, ajudan justru dihentikan dan ditarik keluar lintasan oleh petugas.

Situasi sempat memanas sebelum akhirnya Brigjen Yuniar memberikan penjelasan kepada marshal bahwa dirinya merupakan tamu undangan resmi dari pihak Mandiri.

Ia juga menjelaskan bahwa pria yang dihentikan petugas merupakan ajudannya yang sedang menjalankan tugas pengamanan.

Setelah penjelasan tersebut diterima, suasana berangsur kondusif dan kedua pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Dalam mediasi tersebut, Brigjen Yuniar menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi.

“Saya menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Dengan tulus saya memohon maaf kepada penyelenggara, seluruh petugas dan relawan serta para peserta yang terdampak oleh kejadian ini,” ujar Brigjen Yuniar dalam video mediasi.

Pihak penyelenggara Mandiri bersama petugas marshal juga menyampaikan permohonan maaf kepada Danrem 072/Pamungkas setelah mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

Mereka mengakui insiden tersebut murni terjadi akibat miskomunikasi dan kurangnya identifikasi di lapangan saat pelaksanaan lomba berlangsung.

Salah seorang petugas marshal dalam video itu juga mengakui tindakannya berlebihan.

“Saya juga memohon maaf atas tindakan saya yang berlebihan dan saya juga menganggap masalah ini telah selesai,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kedua belah pihak telah menyelesaikan persoalan tanpa menyisakan konflik.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak agar sistem identifikasi petugas maupun tamu undangan dalam event berskala besar semakin diperkuat.

Penggunaan tanda pengenal resmi, koordinasi yang lebih baik, serta komunikasi yang efektif di lapangan dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman serupa pada penyelenggaraan ajang olahraga berikutnya.(WAW)

Berita Terkait

Potensi Rp300 Miliar Terbuka, Gen Z Didorong Aktif dalam Wakaf Produktif
Syauqi Dorong Pembangunan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Depan Indonesia Berkelanjutan
SD Muhammadiyah Kolombo Bangkitkan Pendidikan Karakter, Kembali Raih Kepercayaan Warga Sleman
Tepung Srawung Dunung Jadi Napas Heritage Walking Sayidan dalam Merawat Kerukunan
Jalan Tamsis Yogyakarta Sempat Macet akibat Keributan yang Gegerkan Warga
Kolaborasi UWM dan Parallaxnet Cetak Wirausaha Muda Berdaya Saing Internasional
Kasus Hibah Pariwisata Sleman Memanas, RA Ditahan di Rutan Wirogunan
Gladi Panahan 2026 Resmi Dibuka Danrem, Fokus Cetak Atlet Muda Berprestasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:14 WIB

Potensi Rp300 Miliar Terbuka, Gen Z Didorong Aktif dalam Wakaf Produktif

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:02 WIB

SD Muhammadiyah Kolombo Bangkitkan Pendidikan Karakter, Kembali Raih Kepercayaan Warga Sleman

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:56 WIB

Tepung Srawung Dunung Jadi Napas Heritage Walking Sayidan dalam Merawat Kerukunan

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:33 WIB

Jalan Tamsis Yogyakarta Sempat Macet akibat Keributan yang Gegerkan Warga

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:23 WIB

Kolaborasi UWM dan Parallaxnet Cetak Wirausaha Muda Berdaya Saing Internasional

Berita Terbaru