Kemendagri Minta Daerah Tetap Waspada Tekanan Inflasi, Pemprov Lampung Ikut Rakor Virtual

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Achmad Saefulloh mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual bertempat di Ruang Command Center Lt. II Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (02/12/2025).

Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir memaparkan perkembangan inflasi nasional pada November 2025. Ia menyebutkan bahwa inflasi bulan ke bulan dari Oktober ke November tercatat sebesar 0,17%, sementara inflasi year on year (November 2024–November 2025) berada pada angka 2,72%.

Adapun inflasi tahun kalender periode Januari hingga November 2025 mencapai 2,27%, yang dinilai masih berada dalam kategori ideal.

“Angka 2,27% ini sangat baik karena masih berada dalam rentang sasaran inflasi ideal 1,5% hingga 3,5%, dengan titik tengah 2,5%. Ini menguntungkan baik bagi produsen maupun konsumen,” ujar Tomsi.

Tomsi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah atas kerja sama dalam menjaga stabilitas harga, terlebih di tengah kenaikan harga emas dunia yang berpotensi memengaruhi tekanan inflasi.

Ia mengingatkan seluruh daerah untuk tetap waspada menjelang libur panjang dan hari besar keagamaan, karena tren konsumsi masyarakat biasanya meningkat, terutama untuk kebutuhan pangan dan perjalanan.

Dalam kesempatan tersebut, Tomsi turut menyampaikan keprihatinan terhadap tiga provinsi, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang masih berada dalam tahap rehabilitasi pascabencana. Ia mendorong pemerintah daerah yang mampu secara fiskal untuk memberikan bantuan.

“Banyak daerah telah mengirimkan perwakilan beserta bantuan. Bagi daerah yang masih memungkinkan, kami mengimbau agar dapat ikut memberikan dukungan,” katanya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, memaparkan bahwa pada minggu ke-4 November di Pulau Sumatra, komoditas penyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) terbesar didominasi oleh cabai merah dan daging ayam ras, terutama pada 10 wilayah dengan IPH tertinggi.

Rapat Koordinasi dilanjutkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kemenpora, Kemendagri, dan Kementerian UMKM. Nota Kesepahaman tersebut berfokus pada Sinergi Pengelolaan dan Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Olahraga Pusat dan Daerah, yang bertujuan meningkatkan optimalisasi fasilitas olahraga dalam mendukung ekosistem olahraga dan ekonomi lokal. (nr)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Kepatuhan Pajak melalui Gebyar Samsat 2025
Hari Ibu ke-97, TP-PKK Lampung Dorong Keteladanan dan Peran Perempuan
DWP Provinsi Lampung Tegaskan Komitmen Membangun Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Wagub Lampung dan Forkopimda Hadiri Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Tahun 2025
Pemprov Lampung Terapkan Inovasi Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis NIK Tunggal
Ketua TP PKK Lampung Apresiasi INIlari beneRun sebagai Ajang Olahraga dan Kebersamaan
Wagub Jihan Nurlela Resmikan Irigasi Way Ngison untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Wagub Jihan Hadiri Wisuda Akbar 417 KPM PKH Pringsewu Tahun 2025

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:08 WIB

Pemprov Lampung Dorong Kepatuhan Pajak melalui Gebyar Samsat 2025

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:22 WIB

Hari Ibu ke-97, TP-PKK Lampung Dorong Keteladanan dan Peran Perempuan

Senin, 15 Desember 2025 - 15:26 WIB

DWP Provinsi Lampung Tegaskan Komitmen Membangun Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Senin, 15 Desember 2025 - 11:57 WIB

Wagub Lampung dan Forkopimda Hadiri Peringatan Hari Juang Kartika TNI AD Tahun 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 11:26 WIB

Pemprov Lampung Terapkan Inovasi Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis NIK Tunggal

Berita Terbaru